Lunasi Pengambilalihan BCR, RUPSLB Setujui HMETD IATA

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:31 WIB
"Seperti yang telah diketahui, perseroan telah mengakusisi 99,33% saham BCR, pemilik 9 izin usaha perusahaan batu bara yang memiliki wilayah kerja di Musi Banyuasin, Sumatra Selatan," tulisnya seperti dikutip dari laporan perusahaan, di Jakarta, Rabu (18/5/2022).

Upaya pengembangan bisnis IATA dan anak-anak perusahaannya masih terus dilakukan. Secara organik, BCR tetap fokus untuk meningkatkan produksi pada IUP yang telah beroperasi dan memulai produksi di IUP baru.

Baca Juga: Cadangan Batu Bara IATA Meningkat 138,85 Juta MT

Hal ini dilakukan semaksimal mungkin memanfaatkan momentum harga batu bara yang masih sangat tinggi. Secara inorganik, IATA giat mengejar peluang akuisisi tambang baru baik batu bara maupun mineral lainnya seperti emas dan nikel serta menakar prospek lain yang berkaitan dengan energi terbarukan.

Selain itu, IATA terus berevolusi guna meningkatkan sinergi dan efektifitas di semua lini bisnis. Perseroan berencana untuk terjun di usaha kontraktor, logistik dan transportasi, trading, dan lain sebagainya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!