Dari Army hingga Beliebers, Fandom Punya Kekuatan Besar untuk Membangun Brand
Jum'at, 20 Mei 2022 - 06:16 WIB
Fandom berpengaruh besar terhadap kesuksesan dalam membangun brand. Ilustrasi foto/pexels/moa gallery
JAKARTA - Istilah fandom belakangan ramai diperbincangkan terutama dikaitkan dengan sekumpulan penggemar yang mengidolakan penyanyi, band, atau artis tertentu. Sebut saja fandom Army penggemar boyband asal Korea Selatan BTS hingga Beliebers penggemar penyanyi Justin Bieber.
Tak sebatas itu, fandom rupanya juga berpengaruh besar terhadap kesuksesan dalam membangun brand. Hal ini diteliti oleh Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN (HILL ASEAN) dalam riset terbaru mereka berjudul "Into the Fandom: How tribes of fans will be the next power of society?".
"Fandom memberdayakan penggemar untuk bertindak tidak hanya sebagai penerima (recipient) tetapi juga sebagai produser dan kreator," ujar Institute Director HILL ASEAN Devi Attamimi dalam diskusi media, dikutip Jumat (20/5/2022).
Baca juga: Seolah Satu Fandom K-Pop, Ini Bedanya Fans Grup, Solo Stan, dan Mantis
Tak sebatas itu, fandom rupanya juga berpengaruh besar terhadap kesuksesan dalam membangun brand. Hal ini diteliti oleh Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN (HILL ASEAN) dalam riset terbaru mereka berjudul "Into the Fandom: How tribes of fans will be the next power of society?".
"Fandom memberdayakan penggemar untuk bertindak tidak hanya sebagai penerima (recipient) tetapi juga sebagai produser dan kreator," ujar Institute Director HILL ASEAN Devi Attamimi dalam diskusi media, dikutip Jumat (20/5/2022).
Baca juga: Seolah Satu Fandom K-Pop, Ini Bedanya Fans Grup, Solo Stan, dan Mantis
Lihat Juga :