Libur Lebaran, Traveloka Catatkan Kenaikan Pemesanan Tiket Perjalanan
Rabu, 25 Mei 2022 - 17:30 WIB
"Kenaikan trafik selama libur lebaran merefleksikan minat dan kepercayaan masyarakat untuk kembali melakukan perjalanan wisata secara aman dan nyaman," jelasnya.
Dia mengatakan bahwa pemerintah telah memprediksi sekitar 85,5 juta orang melakukan aktivitas mudik pada tahun ini. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkirakan potensi perputaran uang di daerah saat libur Lebaran mencapai Rp72 triliun. "Momen tersebut juga memberikan dampak positif terhadap lokasi wisata di daerah yang dilewati pemudik," kata dia.
Baca Juga: Setelah Libur Lebaran Masih Ada Tanggal Merah Bulan Mei 2022, Yuk Dicatat
Pihaknya menyambut baik sitausi pandemi Covid-19 yang semakin terkendali. Dengan demikian, antusiasme masyarakat akan semakin meningkat untuk berwisata kembali. Traveloka pun siap menjadi TemanHidup dengan menghadirkan beragam produk dan layanan untuk konsumen, hanya dalam satu aplikasi.
"Traveloka akan terus berperan aktif dalam mendukung kebangkitan industri pariwisata nasional, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku," tutupnya.
Dia mengatakan bahwa pemerintah telah memprediksi sekitar 85,5 juta orang melakukan aktivitas mudik pada tahun ini. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkirakan potensi perputaran uang di daerah saat libur Lebaran mencapai Rp72 triliun. "Momen tersebut juga memberikan dampak positif terhadap lokasi wisata di daerah yang dilewati pemudik," kata dia.
Baca Juga: Setelah Libur Lebaran Masih Ada Tanggal Merah Bulan Mei 2022, Yuk Dicatat
Pihaknya menyambut baik sitausi pandemi Covid-19 yang semakin terkendali. Dengan demikian, antusiasme masyarakat akan semakin meningkat untuk berwisata kembali. Traveloka pun siap menjadi TemanHidup dengan menghadirkan beragam produk dan layanan untuk konsumen, hanya dalam satu aplikasi.
"Traveloka akan terus berperan aktif dalam mendukung kebangkitan industri pariwisata nasional, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku," tutupnya.
(nng)
Lihat Juga :