Peternak Sebut Bulog Bisa Dapat 2 Keuntungan Jika Serap Sapi PMK

Jum'at, 01 Juli 2022 - 14:15 WIB
Ilustrasi foto/Antara
JAKARTA - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dikeluhkan para peternak karena menyebabkan penurunan omzet terlebih jelang perayaan Iduladha.

Terkait hal itu, Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Nanang meminta Perum Bulog agar mau menyerap sapi atau kerbau milik peternak yang terpapar PMK agar dipotong bersyarat.



"Seharusnya selama momen Iduladha, peternak biasanya menikmati kenaikan harga 10 bahkan sampai 25% dari harga normal. Tapi karena adanya wabah PMK, mereka justru harus merasakan penurunan omzet antara 10%-15%," ujarnya dalam webinar engan tema Idul Adha Dibayang-bayang PMK, Aman kah? yang disiarkan secara virtual, dikutip Jumat (1/7/2022).

Baca juga: Perangi Virus PMK, Kementan Luncurkan Gerakan Disinfeksi Nasional

Nantinya, lanjut dia, sapi atau kerbau yang telah dipotong bersyarat tersebut dagingnya bisa menjadi stok Bulog daripada harus mengimpor daging dari India untuk stok dalam negeri.

"Kita meminta kepada pemerintah untuk sapi atau kerbau ini bisa menjadi buffer stock yang tadinya Bulog mengimpor daging kerbau India," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!