Perangi Virus PMK, Kementan Luncurkan Gerakan Disinfeksi Nasional
Jum'at, 01 Juli 2022 - 08:53 WIB
loading...
Ilustrasi peternak dan sapi-sapinya. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dan Palang Merah Indonesia (PMI) meluncurkan gerakan disinfeksi nasional guna menekan penyebaran wabah virus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Tanah Air.
"Saya bersama BNPB dan PMI hari ini melepas Gerakan Disinfeksi Nasional untuk pengendalian PMK yang menyerang ternak kita di 19 provinsi yang ada. Kerjasama dengan BNPB, kerja sama dengan PMI dan semua pihak dibutuhkan dalam menghadapi serangan wabah seperti ini," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo usai acara launching Gerakan Disinfeksi Nasional PMK, dikutip Jumat (1/7/22).
Baca juga: PMK Merebak, Pedagang Hewan Kurban di Bekasi Ogah Jual Sapi
Mentan mengatakan, penanganan wabah PMK yang menyerang ternak khususnya sapi dapat menyebar melalui kontak langsung dengan ternak yang sudah terinfeksi, dengan alat atau barang bahkan bisa menyebar juga melalui udara sehingga lalu lintas dan pemeriksaan ternak harus dilakukan secara ketat.
"Oleh karena itu melalui sinergi lintas kementerian/lembaga bersama seluruh gubernur dan bupati dilapangan kita percaya PMK dapat kita tangani dengan baik," ujarnya.
"Saya bersama BNPB dan PMI hari ini melepas Gerakan Disinfeksi Nasional untuk pengendalian PMK yang menyerang ternak kita di 19 provinsi yang ada. Kerjasama dengan BNPB, kerja sama dengan PMI dan semua pihak dibutuhkan dalam menghadapi serangan wabah seperti ini," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo usai acara launching Gerakan Disinfeksi Nasional PMK, dikutip Jumat (1/7/22).
Baca juga: PMK Merebak, Pedagang Hewan Kurban di Bekasi Ogah Jual Sapi
Mentan mengatakan, penanganan wabah PMK yang menyerang ternak khususnya sapi dapat menyebar melalui kontak langsung dengan ternak yang sudah terinfeksi, dengan alat atau barang bahkan bisa menyebar juga melalui udara sehingga lalu lintas dan pemeriksaan ternak harus dilakukan secara ketat.
"Oleh karena itu melalui sinergi lintas kementerian/lembaga bersama seluruh gubernur dan bupati dilapangan kita percaya PMK dapat kita tangani dengan baik," ujarnya.
Lihat Juga :