KITech Kejar Revenue dari Digitalisasi Kawasan Industri
Selasa, 12 Juli 2022 - 06:25 WIB
KITech sebagai anak perusahaan dari BUMN, PT Krakatau Steel akan fokus pada teknologi digitalisasi kawasan industri dalam mengejar pemasukan (revenue). Foto/Dok
CILEGON - PT Krakatau Information Technology (KITech) sebagai anak perusahaan dari BUMN, PT Krakatau Steel akan fokus pada teknologi digitalisasi kawasan industri dalam mengejar pemasukan (revenue). Presiden Direktur PT Krakatau Information Technology, Budi Tjandra Negara mengatakan dalam tayangan Podcast Sofa Panas, bahwa kawasan industri akan dijadikan spesialisasi dari PT KITech dalam berbisnis.
Alasannya kata dia, bisnis yang tidak punya spesialisasi akan runtuh. Budi juga menjelaskan, PT KITech sudah menjalin kerja sama dengan kawasan industri di Medan dalam melakukan digitalisasi.
“Kita ambil contoh di Medan, bagaimana kawasan industri di Medan itu bisa menghasilkan revenue dari digitalisasi. Misalnya bagaimana pengolahan limbah itu kalau dikelola dengan digitalisasi bisa menghasilkan revenue," ungkap Budi Tjandra Negara di Podcast Sofa Panas yang dipersembahkan oleh PT Krakatau Sarana Properti.
Baca Juga: Pentingnya Kawasan Industri Mengadopsi Industri 4.0
"Jadi kawasan industri bisa mengecharge berapa limbah yang dikeluarkan dan bisa diukur. Jadi kalau ada kelebihan limbah kimianya maka tenantnya bisa dicharge,” sambungnya.
Alasannya kata dia, bisnis yang tidak punya spesialisasi akan runtuh. Budi juga menjelaskan, PT KITech sudah menjalin kerja sama dengan kawasan industri di Medan dalam melakukan digitalisasi.
“Kita ambil contoh di Medan, bagaimana kawasan industri di Medan itu bisa menghasilkan revenue dari digitalisasi. Misalnya bagaimana pengolahan limbah itu kalau dikelola dengan digitalisasi bisa menghasilkan revenue," ungkap Budi Tjandra Negara di Podcast Sofa Panas yang dipersembahkan oleh PT Krakatau Sarana Properti.
Baca Juga: Pentingnya Kawasan Industri Mengadopsi Industri 4.0
"Jadi kawasan industri bisa mengecharge berapa limbah yang dikeluarkan dan bisa diukur. Jadi kalau ada kelebihan limbah kimianya maka tenantnya bisa dicharge,” sambungnya.
Lihat Juga :