Telkom Resmikan Gateway di Manado, Internet Kelas Dunia Siap Hadir di KTI
Jum'at, 22 Juli 2022 - 12:15 WIB
Wali Kota Manado, Andrei Angouw menyampaikan apresiasi atas peresmian gerbang komunikasi internasional Manado oleh Telkom dan Telin. Gateway Manado itu disebutnya ibarat jalan tol digital yang akan mengangkat ekonomi Kota Manado dan sekitarnya.
"Kami berharap dengan adanya infrastruktur ini, perekonomian Manado akan tumbuh semakin pesat dan perusahaan besar tertarik untuk berinvestasi di kota Manado. Semoga jaringan infrastruktur ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menyejahterakan masyarakat," jelas Andrei.
Pada tahun 2017 TelkomGroup sudah menginisiasi pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SEA-US dan IGG, yang menghubungkan Indonesia menuju Amerika.
Jalur ini melewati perairan Indonesia dan laut Pasifik sebagai jalur alternatif sekaligus pengamanan atas rute-rute kabel ke Amerika. Hal ini dikarenakan rute tersebut yang umumnya melalui Selat Luzon dan Laut Cina Selatan di mana sering mengalami gangguan kabel putus akibat gempa bawah laut.
Di tahun 2021, Telin juga bergabung dalam konsorsium Bifrost Cable System bersama Meta/Facebook dan Keppel untuk memperkuat posisi infrastruktur gerbang Manado.
Kedepannya, gerbang ini akan terhubung dengan sejumlah sistem komunikasi kabel laut internasional sehingga lalu lintas telekomunikasi yang melewati Manado nantinya akan sama seperti Batam.
Dengan hadirnya Manado sebagai gerbang komunikasi internasional kedua, diharapkan pada tahun 2025 akan tercapai pemerataan akses informasi di seluruh Indonesia di mana sebelumnya konektivitas yang masuk di perairan Indonesia hanya fokus di kawasan barat Indonesia. Di samping itu juga, kualitas layanan telekomunikasi dari dan menuju Indonesia kian handal.
Direktur Wholesale & International Service Telkom , Bogi Witjaksono menyampaikan, Manado sebagai gerbang trafik komunikasi dari global connectivity di Indonesia akan menjadi jalur diversity dari Batam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi area timur Indonesia.
"Kami berharap dengan adanya infrastruktur ini, perekonomian Manado akan tumbuh semakin pesat dan perusahaan besar tertarik untuk berinvestasi di kota Manado. Semoga jaringan infrastruktur ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menyejahterakan masyarakat," jelas Andrei.
Pada tahun 2017 TelkomGroup sudah menginisiasi pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SEA-US dan IGG, yang menghubungkan Indonesia menuju Amerika.
Jalur ini melewati perairan Indonesia dan laut Pasifik sebagai jalur alternatif sekaligus pengamanan atas rute-rute kabel ke Amerika. Hal ini dikarenakan rute tersebut yang umumnya melalui Selat Luzon dan Laut Cina Selatan di mana sering mengalami gangguan kabel putus akibat gempa bawah laut.
Di tahun 2021, Telin juga bergabung dalam konsorsium Bifrost Cable System bersama Meta/Facebook dan Keppel untuk memperkuat posisi infrastruktur gerbang Manado.
Kedepannya, gerbang ini akan terhubung dengan sejumlah sistem komunikasi kabel laut internasional sehingga lalu lintas telekomunikasi yang melewati Manado nantinya akan sama seperti Batam.
Dengan hadirnya Manado sebagai gerbang komunikasi internasional kedua, diharapkan pada tahun 2025 akan tercapai pemerataan akses informasi di seluruh Indonesia di mana sebelumnya konektivitas yang masuk di perairan Indonesia hanya fokus di kawasan barat Indonesia. Di samping itu juga, kualitas layanan telekomunikasi dari dan menuju Indonesia kian handal.
Direktur Wholesale & International Service Telkom , Bogi Witjaksono menyampaikan, Manado sebagai gerbang trafik komunikasi dari global connectivity di Indonesia akan menjadi jalur diversity dari Batam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi area timur Indonesia.
Lihat Juga :