Dihantam Corona, Ekspor Produk Pangan Olahan Masih Tumbuh 7,9%

Selasa, 30 Juni 2020 - 12:46 WIB
Ekspor produk pangan olahan masih menunjukkan tren positif walapun dihantam corona. FOTO/Dok.
JAKARTA - Pemerintah mencatatkan pertumbuhan kinerja ekspor makanan dan minuman menujukkan tren positif walapun dihantam pandemi Covid-19. Berdasarkan laporan Kementerian Perdagangan , sepanjang Januari-Mei 2020 nilai ekspor produk makanan olahan mencapai USD1,32 miliar atau meningkat 7,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Capaian kinerja perdagangan ini cukup menggembirakan di tengah pandemi yang melanda hampir seluruh negara di dunia," kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, di Jakarta, Selasa (30/6/2020).



(BACA JUGA: Ekspor Mamin Masih Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19)

Menurut dia terdapat sejumlah negara-negara tujuan ekspor produk makanan olahan dari Indonesia yakni Amerika Serikat, Filipina, Malaysia, Singapura dan Jepang. Rinciannya terhitung mulai Januari-Mei ekspor ke Amerika Serikat mencapai USD 293,6 juta dengan pangsa pasar 22,11%, Filipina mencapai USD161,4 juta dengan pangsa pasar12,15%, Malaysia mencapai USD101,6 juta dengan pangsa pasar 7,65%, Singapura mencapai USD74,9 juta dengan pangsa pasar 5,64%, dan Jepang mencapai USD71,9 juta dengan pangsa pasar 5,41%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!