Terungkap! Ini Penyebab Milenial Tak Sudi Bekerja Sebagai Petani
Kamis, 18 Agustus 2022 - 08:22 WIB
Selain penghasilan kecil, petani yang identik dengan berkotor-kotor menjadi salah satu penyebab terhambatnya regenerasi di sektor pertanian. Foto/Dok
JAKARTA - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Azizah Fauzi menilai, regenerasi petani Indonesia berjalan lambat. Padahal regenerasi itu sangat menentukan masa depan sektor pertanian .
Baca juga: Bantu Petani Lada Purbalingga, KUB MTS Datangkan 3 Peneliti Jepang
“Regenerasi petani merupakan salah satu kunci untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas pertanian. Sayangnya usia mayoritas petani di Indonesia sudah tua, hanya 8% yang berusia di bawah 40 tahun,” kata Azizah, Kamis (18/8/2022).
Dia mengungkapkan, salah satu alasan di balik mengapa pertanian tidak menarik sebagai sumber pencaharian, terutama bagi kaum muda atau milenial, karena pendapatan petani yang tidak mampu menjamin pemenuhan kebutuhan hidup.
Baca juga: Bantu Petani Lada Purbalingga, KUB MTS Datangkan 3 Peneliti Jepang
“Regenerasi petani merupakan salah satu kunci untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas pertanian. Sayangnya usia mayoritas petani di Indonesia sudah tua, hanya 8% yang berusia di bawah 40 tahun,” kata Azizah, Kamis (18/8/2022).
Dia mengungkapkan, salah satu alasan di balik mengapa pertanian tidak menarik sebagai sumber pencaharian, terutama bagi kaum muda atau milenial, karena pendapatan petani yang tidak mampu menjamin pemenuhan kebutuhan hidup.
Lihat Juga :