Kompetisi Produk Ekraf Kian Ketat, Sandiaga: Ojo Wedi Dibanding-bandingke
Senin, 05 September 2022 - 17:14 WIB
Sandiaga optimistis AKI 2022 akan jauh lebih baik. “Saya menyampaikan pesan Bapak Presiden Joko Widodo bahwa UMKM harus terus didukung agar naik kelas. Digitalisasi ekonomi harus lahirkan perusahaan maju. Saat ini ada 2 decacorn (Goto dan J&T Express) dan 9 unicorn yang akan membantu berdayakan UMKM,” ujarnya.
“AKI dalam hal ini akan memastikan bukan hanya start-up tapi skill-up. Dan berikutnya tentu saja digitalisasi.Lewat digitalisasi diharapkan juga karya ekonomi kreatif lokal bisa semakin dikenal oleh orang banyak, bahkan sampai go internasional,” ujar Menparekraf.
Menparekraf mengatakan, Presiden Jokowi ingin berbagai pendanaan murah bagi UMKM akan dilanjutkan. “Kita akan lakukan penayangan produk UMKM di e-catalog. Ada anggaran Rp500 triliun hingga .Ro800 triliun yang bisa kita belanjakan,” ujarnya.
Tak lupa, Menparekraf mendorong para bupati untuk berpihak pada UMKM. “Kewajiban para bupati untuk berpihak pada UMKM dan belilah produk mereka. APBN dan APBD harus berpihak kepada UMKM. Belilah produk-produk dalam negeri dan jadilah rojali (rombongan jadi beli),” ujarnya.
Mantan Ketua HIPMI mengatakan, masih banyak tantangan di depan mata yang harus dihadapi. “Mari bergandengan tangan menghadapi tantangan di depan mata. Pemerintah telah membuat kemajuan namun masih banyak yang belum tersentuh,” ujarnya. ”Mari ciptakan keadilan sosial dengan produk yang menyentuh kesejahteraan masyarakat.”
Kesempatan sama, Menparekraf juga berdialog dengan Farel Prayoga, pelantun lagu ‘Ojo Dibandingke’ yang juga hadir di Pameran AKI Sidoarjo. Lagu dangdut yang dibawakan penyanyi cilik itu menjadi viral lewat media sosial dan menarik minat banyak masyarakat untuk mendengarkan dangdut.
Saat ditanya mengapa memilih lagu dangdut bukan pop, bocah laki-laki berusia 12 tahun itu mengaku sejak lama suka dangdut. “Aku suka banget dengan dangdut,” ujarnya lugas.
“AKI dalam hal ini akan memastikan bukan hanya start-up tapi skill-up. Dan berikutnya tentu saja digitalisasi.Lewat digitalisasi diharapkan juga karya ekonomi kreatif lokal bisa semakin dikenal oleh orang banyak, bahkan sampai go internasional,” ujar Menparekraf.
Menparekraf mengatakan, Presiden Jokowi ingin berbagai pendanaan murah bagi UMKM akan dilanjutkan. “Kita akan lakukan penayangan produk UMKM di e-catalog. Ada anggaran Rp500 triliun hingga .Ro800 triliun yang bisa kita belanjakan,” ujarnya.
Tak lupa, Menparekraf mendorong para bupati untuk berpihak pada UMKM. “Kewajiban para bupati untuk berpihak pada UMKM dan belilah produk mereka. APBN dan APBD harus berpihak kepada UMKM. Belilah produk-produk dalam negeri dan jadilah rojali (rombongan jadi beli),” ujarnya.
Mantan Ketua HIPMI mengatakan, masih banyak tantangan di depan mata yang harus dihadapi. “Mari bergandengan tangan menghadapi tantangan di depan mata. Pemerintah telah membuat kemajuan namun masih banyak yang belum tersentuh,” ujarnya. ”Mari ciptakan keadilan sosial dengan produk yang menyentuh kesejahteraan masyarakat.”
Kesempatan sama, Menparekraf juga berdialog dengan Farel Prayoga, pelantun lagu ‘Ojo Dibandingke’ yang juga hadir di Pameran AKI Sidoarjo. Lagu dangdut yang dibawakan penyanyi cilik itu menjadi viral lewat media sosial dan menarik minat banyak masyarakat untuk mendengarkan dangdut.
Saat ditanya mengapa memilih lagu dangdut bukan pop, bocah laki-laki berusia 12 tahun itu mengaku sejak lama suka dangdut. “Aku suka banget dengan dangdut,” ujarnya lugas.
Lihat Juga :