Kinerja IATA Gemilang, Komitmen Terus Tingkatkan Produksi Batu Bara
Kamis, 08 September 2022 - 17:49 WIB
Berdasarkan hasil aktual semester I 2021, perseroan melaporkan peningkatan pendapatan usaha sebesar 1.734,35% dari USD4,61 juta pada semester I 2021 menjadi USD84,50 juta pada semester I 2022. Demikian pula, EBITDA perseroan tumbuh dari USD545.000 pada semester I 2021 menjadi USD44,72 juta pada semester I 2022 atau sekitar 8.098,60%.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Kamis (8/9/2022), laba bersih IATA juga tumbuh secara signifikan dari negatif USD1,70 juta menjadi positif USD32,19 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh permintaan tinggi untuk sumber daya energi seperti batu bara sebagai akibat dari negara-negara yang bergantung pada minyak dan gas berebut untuk mencari alternatif setelah mengalami kesulitan dalam mengamankan pasokan.
Baca juga: Langka, Wanita Ini Lahirkan Bayi Kembar dari 2 Ayah yang Berbeda
Dibandingkan dengan semester yang sama pada tahun 2021, pendapatan usaha meningkat tajam sebesar 254,36% atau USD84,50 juta pada semester I 2022 dari USD23,85 juta semester I 2021. Kenaikan juga dapat dilihat dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, dari USD13,63 juta di kuartal II 2021 menjadi USD44,11 juta di kuartal II 2022 atau sebesar 223,61%.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Kamis (8/9/2022), laba bersih IATA juga tumbuh secara signifikan dari negatif USD1,70 juta menjadi positif USD32,19 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh permintaan tinggi untuk sumber daya energi seperti batu bara sebagai akibat dari negara-negara yang bergantung pada minyak dan gas berebut untuk mencari alternatif setelah mengalami kesulitan dalam mengamankan pasokan.
Baca juga: Langka, Wanita Ini Lahirkan Bayi Kembar dari 2 Ayah yang Berbeda
Dibandingkan dengan semester yang sama pada tahun 2021, pendapatan usaha meningkat tajam sebesar 254,36% atau USD84,50 juta pada semester I 2022 dari USD23,85 juta semester I 2021. Kenaikan juga dapat dilihat dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, dari USD13,63 juta di kuartal II 2021 menjadi USD44,11 juta di kuartal II 2022 atau sebesar 223,61%.
(uka)
Lihat Juga :