Wall Street Dibuka Loyo Sambut Tekanan Inflasi Amerika 8,3%
Selasa, 13 September 2022 - 23:08 WIB
Tiga indeks bursa Wall Street dibuka tertekan pada perdagangan Selasa (13/9/2022). Foto/Dok
JAKARTA - Tiga indeks bursa Wall Street dibuka tertekan pada perdagangan Selasa (13/9) menyambut rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) periode Agustus sebesar 8,3% secara tahunan (year on year/yoy), namun turun jika dibandingkan bulan sebelumnya 8,5%.
Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 2,04% di 31.719,61, S&P 500 (SPX) dibuka lebih rendah sebesar 2,37% di 4.013,65, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) anjlok 3,16% di 11.885,22. Komponen saham yang paling aktif diperdagangkan di bawah SPX antara lain Apple, Tesla, dan Amazon.com.
Baca juga: Inflasi Amerika Capai 8,3% di Agustus, Terendah Sejak April 2022
Tiga top gainers ditempati oleh Kroger menguat 2,31%, Oracle naik 2,60%, dan APA Corp tumbuh 1,45%, sedangkan top losers diduduki oleh Align turun 6,38%, Mohawk Industries anjlok 5,83%, dan Etsy Inc tertekan 5,3%.
Sebagai catatan, core inflation atau inflasi inti AS naik 0,6% month-on month (mom), atau sebesar 6,3% yoy, lebih tinggi dari Juli sebesar 5,9%.
Kendati lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, persentase 8%-an kali ini menjadi momok bagi pasar karena dapat membuka jalan Federal Reserve atau The Fed untuk mendongkrak suku bunga agresifnya pada pertemuan FOMC pekan depan.
Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 2,04% di 31.719,61, S&P 500 (SPX) dibuka lebih rendah sebesar 2,37% di 4.013,65, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) anjlok 3,16% di 11.885,22. Komponen saham yang paling aktif diperdagangkan di bawah SPX antara lain Apple, Tesla, dan Amazon.com.
Baca juga: Inflasi Amerika Capai 8,3% di Agustus, Terendah Sejak April 2022
Tiga top gainers ditempati oleh Kroger menguat 2,31%, Oracle naik 2,60%, dan APA Corp tumbuh 1,45%, sedangkan top losers diduduki oleh Align turun 6,38%, Mohawk Industries anjlok 5,83%, dan Etsy Inc tertekan 5,3%.
Sebagai catatan, core inflation atau inflasi inti AS naik 0,6% month-on month (mom), atau sebesar 6,3% yoy, lebih tinggi dari Juli sebesar 5,9%.
Kendati lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, persentase 8%-an kali ini menjadi momok bagi pasar karena dapat membuka jalan Federal Reserve atau The Fed untuk mendongkrak suku bunga agresifnya pada pertemuan FOMC pekan depan.
Lihat Juga :