Sri Mulyani Cari Pembiayaan Demi Pulihkan Ekonomi Imbas Pandemi Covid-19
Kamis, 02 Juli 2020 - 17:16 WIB
Menkeu mengapresiasi lembaga pembangunan multilateral dan bilateral yang cukup sigap dalam memberikan bantuan bagi negara-negara miskin dan berkembang. (Baca Juga: Pemerintah Tumpuk Utang di Masa Pandemi, Amankah? )
"Namun hal tersebut belum cukup, dan emerging markets harus mencari pembiayaan dari pasar melalui penerbitan bond. Tapi masalahnya, dengan situasi pasar keuangan yang bergejolak, investor meminta imbal hasil yang lebih tinggi. Hal ini tentu menimbulkan tambahan beban, padahal mereka membutuhkan pembiayaan untuk penyelesaian Covid-19,” terang dia.
Selain itu, Menkeu juga menekankan bahwa krisis ini menjadi peringatan bagi semua negara untuk dapat melakukan perbaikan sistem khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, maupun jaring pengaman sosial. “Sehingga nanti, belanja yang kita lakukan kualitasnya harus lebih baik. Desain kebijakannya pasti sulit dan menantang, tapi kita harus mencoba yang terbaik,” tandasnya.
"Namun hal tersebut belum cukup, dan emerging markets harus mencari pembiayaan dari pasar melalui penerbitan bond. Tapi masalahnya, dengan situasi pasar keuangan yang bergejolak, investor meminta imbal hasil yang lebih tinggi. Hal ini tentu menimbulkan tambahan beban, padahal mereka membutuhkan pembiayaan untuk penyelesaian Covid-19,” terang dia.
Selain itu, Menkeu juga menekankan bahwa krisis ini menjadi peringatan bagi semua negara untuk dapat melakukan perbaikan sistem khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, maupun jaring pengaman sosial. “Sehingga nanti, belanja yang kita lakukan kualitasnya harus lebih baik. Desain kebijakannya pasti sulit dan menantang, tapi kita harus mencoba yang terbaik,” tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :