Kurs Rupiah Nyaris Tembus Rp15.000 per Dolar AS, Pengamat: Naikkan Suku Bunga

Senin, 19 September 2022 - 17:50 WIB
"Artinya ini akan berpengaruh terhadap pelemahan mata uang Rupiah," tegasnya.

Oleh karena itu, kata Ibrahim, jika seandainya Bank Sentral Amerika benar menaikkan suku bunganya sampai 4% berarti Bank Indonesia (BI) pun juga harus cepat menaikkan suku bunga acuan .

"Kemarin memang Bank Indonesia tidak akan menaikkan suku bunga tetapi pada saat desas-desus kenaikan harga BBM, Bank Indonesia itu sudah kembali dulu menaikkan suku bunga, tujuannya untuk menahan laju inflasi sebenarnya," paparnya.

Baca Juga: Suku Bunga AS Naik, Kurs Rupiah Bisa Nyungsep ke Rp15.500 per USD

Namun lanjutnya, dengan BI menaikkan suku bunga tidak serta merta membuat inflasi rendah. Buktinya, pemerintah menginstruksikan kepada Pemerintah Daerah untuk membantu menanggulangi inflasi yakni dengan cara subsidi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!