Kemitraan dengan Usaha Besar Buka Peluang UMKM Masuk Rantai Produksi Global
Selasa, 04 Oktober 2022 - 22:46 WIB
Pelaku UMKM kerajinan rotan. Foto/Dok SINDOnews/Eko Purwanto
JAKARTA - Pelaku UMKM diimbau untuk bermitra dengan usaha besar agar produk mereka bisa masuk di dalam rantai produksi global (global value chain/GVC) sehingga meningkatkan peluang UMKM naik kelas.
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengungkapkan, saat ini partisipasi UMKM dalam global value chain baru 4,1% dari jumlah unit usaha. Sementara, dari keseluruhan perusahaan besar, sebanyak 25,6% telah berpartisipasi dalam GVC.
"Hal ini sangat timpang karena mayoritas UMKM adalah pelaku usaha mikro," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (4/10/2022).
Dibandingkan dengan negara-negara lain, lanjut Teten, Global Value Chain UMKM Indonesia masih tertinggal. Di sejumlah negara tetangga persentasenya sudah lebih besar di antaranya di Malaysia sudah 46,2%, Thailand 29,6%, Vietnam 20,1%, dan Filipina 21,4%.
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengungkapkan, saat ini partisipasi UMKM dalam global value chain baru 4,1% dari jumlah unit usaha. Sementara, dari keseluruhan perusahaan besar, sebanyak 25,6% telah berpartisipasi dalam GVC.
"Hal ini sangat timpang karena mayoritas UMKM adalah pelaku usaha mikro," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (4/10/2022).
Dibandingkan dengan negara-negara lain, lanjut Teten, Global Value Chain UMKM Indonesia masih tertinggal. Di sejumlah negara tetangga persentasenya sudah lebih besar di antaranya di Malaysia sudah 46,2%, Thailand 29,6%, Vietnam 20,1%, dan Filipina 21,4%.
Lihat Juga :