Dolar Tembus Rp15.000, Bahlil Ungkap Dampaknya ke Subsidi BBM

Selasa, 18 Oktober 2022 - 11:25 WIB
Bahlil mengatakan di dalam APBN 2022, subsidi BBM sebesar Rp135 triliun. Kurs rupiah di asumsi APBN sebesar Rp14.500.

“Hari ini sudah Rp15.000 lebih kurs atas USD. Maka kita harus disubsidi energi ini Rp635 triliun,” sambung Bahlil.

Bahlil mengatakan, yang memprihatinkan, sebesar 70% subsidi tidak tepat sasaran karena subsidi tersebut justru jatuh ke kelompok orang yang berkecukupan. Oleh karena itu, pemerintah mengalihkan subsidi tersebut langsung ke kalangan tidak mampu.

Baca juga: Ini Video Dahsyatnya Jet Tempur Su-34 Tabrak Apartemen Rusia, 4 Orang Tewas

Menteri Bahlil memaparkan, ancaman krisis di dalam negeri tidak lepas dari dinamika krisis global yang datang silih berganti. Krisis global berawal dari perang dagang antara China dan Amerika Serikat, disusul krisis kesehatan yakni Covid-19, kemudian diperparah oleh perang antara Rusia dan Ukraina. Selain itu, menanti di depan mata, ketegangan antara Taiwan dan China.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!