China Tunda Rilis Data Capaian Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III, Ada Apa?
Selasa, 18 Oktober 2022 - 20:20 WIB
China menunda rilis indikator ekonomi yang semula dijadwalkan akan dirilis pada hari ini, yang oleh para ahli digambarkan sebagai peristiwa sangat langka. Foto/Dok
BEIJING - China menunda rilis indikator ekonomi yang semula dijadwalkan akan dirilis pada hari ini, Selasa (18/10) termasuk data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III. Berdasarkan informasi Biro Statistik China (NBS) yang dilansir Reuters, sedianya, laju ekonomi perekonomian terbesar ke-2 di dunia tersebut diumumkan pada pukul 10.00 pagi waktu setempat.
Baca Juga: Mengungkap 5 Penyebab Perlambatan Ekonomi China
Pengumuman pertumbuhan ekonomi China diantisipasi setelah pada kuartal ke II lalu hanya tumbuh 0,4%. Berdasarkan jajak pendapat ekonom Reuters, pendapatan PDB China diperkirakan tumbuh 3,4% pada Juli-September 2022.
Selain angka pertumbuhan ekonomi, Biro Statistik Nasional juga dijadwalkan untuk merilis data periode September untuk sejumlah indikator ekonomi di antaranya produksi industri, penjualan ritel dan tingkat pengangguran perkotaan.
Dikutip dari AFP, otoritas bea cukai China pekan lalu juga menunda rilis angka perdagangan September, tanpa memberikan penjelasan. Sementara NBS mengatakan bahwa pihaknya juga akan menunda rilis data bulanan beberapa indikator, termasuk harga rumah.
Penundaan tersebut terjadi di tengah kongres yang dilaksanakan sekali dalam lima tahun dari Partai Komunis yang berkuasa di mana Presiden Xi Jinping diperkirakan kembali menduduki kursi kepemimpinan untuk periode ketiga.
Baca Juga: Mengungkap 5 Penyebab Perlambatan Ekonomi China
Pengumuman pertumbuhan ekonomi China diantisipasi setelah pada kuartal ke II lalu hanya tumbuh 0,4%. Berdasarkan jajak pendapat ekonom Reuters, pendapatan PDB China diperkirakan tumbuh 3,4% pada Juli-September 2022.
Selain angka pertumbuhan ekonomi, Biro Statistik Nasional juga dijadwalkan untuk merilis data periode September untuk sejumlah indikator ekonomi di antaranya produksi industri, penjualan ritel dan tingkat pengangguran perkotaan.
Dikutip dari AFP, otoritas bea cukai China pekan lalu juga menunda rilis angka perdagangan September, tanpa memberikan penjelasan. Sementara NBS mengatakan bahwa pihaknya juga akan menunda rilis data bulanan beberapa indikator, termasuk harga rumah.
Penundaan tersebut terjadi di tengah kongres yang dilaksanakan sekali dalam lima tahun dari Partai Komunis yang berkuasa di mana Presiden Xi Jinping diperkirakan kembali menduduki kursi kepemimpinan untuk periode ketiga.
Lihat Juga :