Cadangan Beras Pemerintah di Akhir Tahun Terancam Kurang dari 500.000 Ton
Selasa, 25 Oktober 2022 - 13:45 WIB
Dia melanjutkan, pada musim seperti ini memang harga beras cenderung mengalami peningkatan. Bahkan, untuk beras medium saat ini harganya sudah jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) beras medium yang diserap Bulog.
"Pemerintah menargetkan di akhir tahun Bulog memegang stok di 1,2 juta ton, pembelian di musim seperti ini memang perlu effort yang penuh," tukasnya.
Baca juga: Kalah Harga oleh Tengkulak, Serapan Beras Bulog Tak Maksimal
Dia menjelaskan, per tanggal 21 Oktober 2021 harga rata-rata beras medium nasional berada di angka Rp11.229/kg, sedangkan pemerintah hanya menetapkan HET Rp9.500/kg. Untuk itu, NFA tengah melakukan kajian terkait HET beras yang terlalu rendah khususnya untuk beras medium.
"HET dari medium itu dari awal hingga saat ini selalu dilewati terus, ini menjadi salah satu perhatian badan pangan Nasional dan kita sudah melakukan series diskusi bagaimana pemberlakuan HET ini yang lebih tepat untuk beras," tandas Rachmi.
"Pemerintah menargetkan di akhir tahun Bulog memegang stok di 1,2 juta ton, pembelian di musim seperti ini memang perlu effort yang penuh," tukasnya.
Baca juga: Kalah Harga oleh Tengkulak, Serapan Beras Bulog Tak Maksimal
Dia menjelaskan, per tanggal 21 Oktober 2021 harga rata-rata beras medium nasional berada di angka Rp11.229/kg, sedangkan pemerintah hanya menetapkan HET Rp9.500/kg. Untuk itu, NFA tengah melakukan kajian terkait HET beras yang terlalu rendah khususnya untuk beras medium.
"HET dari medium itu dari awal hingga saat ini selalu dilewati terus, ini menjadi salah satu perhatian badan pangan Nasional dan kita sudah melakukan series diskusi bagaimana pemberlakuan HET ini yang lebih tepat untuk beras," tandas Rachmi.
(ind)
Lihat Juga :