Percepat Pemulihan Pandemi dan Krisis Global, ACMF Tuangkan Komitmen dalam Sejumlah Kesepakatan
Senin, 31 Oktober 2022 - 18:47 WIB
Disamping itu, ACMF juga telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam mempromosikan keuangan berkelanjutan. Seperti pada 21 Oktober 2022 lalu, emisi sebesar US$29,82 miliar telah diterbitkan di bawah ASEAN Green, Social and Sustainability Bond Standards, yang telah diperkenalkan pada tahun 2017 dan 2018.
Peluncuran ASEAN Sustainability-Linked Bond Standards dan ASEAN Sustainable and Responsible Fund Standards diproyeksikan untuk memperluas jangkauan dana berkelanjutan investasi di ASEAN, sehingga diharapkan dapat mempercepat pembangunan berkelanjutan di seluruh kawasan.
Kesepakatan berikutnya adalah pengesahan ASEAN Collective Invesment Schemes (ASEAN CIS) Digital Repository. Hal tersebut bertujuan untuk dapat mempromosikan dan mempublikasikan penawaran dana dan kolektif lintas batas skema investasi di ASEAN.
Pada kesempatan itu, regulator di kawasan ASEAN menyambut baik atas kemajuan yang telah dicapai dalam program ACMF Market Development Program (A-MDP) dan mendukung terciptanya lebih banyak program dari berbagi pengalaman dan pengetahuan di antara negara anggota untuk menanggapi kebutuhan ACMF, serta memastikan bahwa semua anggota mendapat manfaat dari program-program tersebut.
Selanjutnya, untuk mempromosikan pengungkapan keberlanjutan di seluruh ASEAN dan untuk meningkatkan suara ASEAN dalam penetapan standar internasional, ACMF terlibat dengan International Sustainability Standards Board (ISSB) untuk membahas dan menyampaikan perspektif ASEAN tentang rancangan standar ISSB. Rancangan tersebut fokus pada bidang interoperabilitas, proporsionalitas dalam implementasi, dan pentahapan matrix khusus industri.
Keterlibatan dalam ISSB bertujuan untuk menciptakan kolaborasi di masa depan dan membantu ACMF dalam mengevaluasi kelayakan dan mengadopsi standar ISSB berdasarkan hukum dan peraturan masing-masing yurisdiksi dengan standar internasional, dengan cara mempromosikan pengungkapan keberlanjutan yang konsisten dan setara di seluruh negara-negara ASEAN.
Hasil dari pertemuan ini juga mengakui upaya yang diambil oleh ACMF untuk meningkatkan dan mempromosikan tata kelola perusahaan di kawasan melalui penguatan kerjasama dengan ADB dan OECD, yang akan menjadi katalis utama lainnya untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan pasar di ASEAN.
Peluncuran ASEAN Sustainability-Linked Bond Standards dan ASEAN Sustainable and Responsible Fund Standards diproyeksikan untuk memperluas jangkauan dana berkelanjutan investasi di ASEAN, sehingga diharapkan dapat mempercepat pembangunan berkelanjutan di seluruh kawasan.
Kesepakatan berikutnya adalah pengesahan ASEAN Collective Invesment Schemes (ASEAN CIS) Digital Repository. Hal tersebut bertujuan untuk dapat mempromosikan dan mempublikasikan penawaran dana dan kolektif lintas batas skema investasi di ASEAN.
Pada kesempatan itu, regulator di kawasan ASEAN menyambut baik atas kemajuan yang telah dicapai dalam program ACMF Market Development Program (A-MDP) dan mendukung terciptanya lebih banyak program dari berbagi pengalaman dan pengetahuan di antara negara anggota untuk menanggapi kebutuhan ACMF, serta memastikan bahwa semua anggota mendapat manfaat dari program-program tersebut.
Selanjutnya, untuk mempromosikan pengungkapan keberlanjutan di seluruh ASEAN dan untuk meningkatkan suara ASEAN dalam penetapan standar internasional, ACMF terlibat dengan International Sustainability Standards Board (ISSB) untuk membahas dan menyampaikan perspektif ASEAN tentang rancangan standar ISSB. Rancangan tersebut fokus pada bidang interoperabilitas, proporsionalitas dalam implementasi, dan pentahapan matrix khusus industri.
Keterlibatan dalam ISSB bertujuan untuk menciptakan kolaborasi di masa depan dan membantu ACMF dalam mengevaluasi kelayakan dan mengadopsi standar ISSB berdasarkan hukum dan peraturan masing-masing yurisdiksi dengan standar internasional, dengan cara mempromosikan pengungkapan keberlanjutan yang konsisten dan setara di seluruh negara-negara ASEAN.
Hasil dari pertemuan ini juga mengakui upaya yang diambil oleh ACMF untuk meningkatkan dan mempromosikan tata kelola perusahaan di kawasan melalui penguatan kerjasama dengan ADB dan OECD, yang akan menjadi katalis utama lainnya untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan pasar di ASEAN.
Lihat Juga :