MSIN Kembangkan Sayap ke Asia Tenggara, Lalu Global
Selasa, 15 November 2022 - 17:03 WIB
MSIN siap ekspansi ke pasar global. Foto/Dok
JAKARTA - PT MNC Digital Entertainment Tbk ( MSIN ) menyetujui agenda utama pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin (14/11/2022). Anak perusahaan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) ini menyetujui peningkatan modal, dan juga pengangkatan Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad.
Baca juga: Gelar RUPSLB, MSIN Resmi Tunjuk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad Jadi Presiden Komisaris
“Dengan berbasis internet, pasar MNC Digital bukan Indonesia saja, tapi juga bisa menembus pasar dunia. Nanti, akan difokuskan di Asia, karena Asia memiliki jumlah penduduk 60% dari penduduk dunia, dan juga pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari negara-negara di benua lain,” ujar Direktur Utama MSIN dan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo , pada laman Instagram miliknya, Selasa (15/11/2022).
Hary menambahkan, MNC Digital dengan tumbuh baik. “Secara revenue, mungkin dari seluruh perusahaan publik yang berbasis digital, MNC Digital nomor dua dari sisi pendapatan. Namun, MNC Digital nomor satu dari sisi EBITDA, laba maupun cash flow. Banyak digital company konsepnya bakar duit untuk memperoleh top line yang tinggi, revenue yang tinggi, tapi kami tidak percaya. Bisnis tetap harus fokus memastikan cash flow juga tumbuh dengan baik,” imbuhnya.
Baca juga: Gelar RUPSLB, MSIN Resmi Tunjuk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad Jadi Presiden Komisaris
“Dengan berbasis internet, pasar MNC Digital bukan Indonesia saja, tapi juga bisa menembus pasar dunia. Nanti, akan difokuskan di Asia, karena Asia memiliki jumlah penduduk 60% dari penduduk dunia, dan juga pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari negara-negara di benua lain,” ujar Direktur Utama MSIN dan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo , pada laman Instagram miliknya, Selasa (15/11/2022).
Hary menambahkan, MNC Digital dengan tumbuh baik. “Secara revenue, mungkin dari seluruh perusahaan publik yang berbasis digital, MNC Digital nomor dua dari sisi pendapatan. Namun, MNC Digital nomor satu dari sisi EBITDA, laba maupun cash flow. Banyak digital company konsepnya bakar duit untuk memperoleh top line yang tinggi, revenue yang tinggi, tapi kami tidak percaya. Bisnis tetap harus fokus memastikan cash flow juga tumbuh dengan baik,” imbuhnya.
Lihat Juga :