Wall Street Dibuka Terkoreksi Imbas Data Pekerjaan Terbaru AS

Jum'at, 02 Desember 2022 - 22:50 WIB
"Pasar tenaga kerja yang lebih panas menandakan The Fed berpotensi dapat kembali memperketat kebijakan mereka, atau (suku bunga) masih tetap tinggi dalam jangka waktu lebih lama," kata Analis Glendmede, Jason Pride, dilansir Reuters, Jumat (2/12/2022).

Sebelumnya, Wall Street ditutup beragam pada Kamis menyusul reli tajam sehari sebelumnya, dipicu oleh komentar Gubernur Fed Jerome Powell. Pertemuan The Fed untuk menetapkan kebijakan suku bunga diperkirakan akan berlangsung pada 13-14 Desember mendatang.

Baca juga: Antisipasi Ricuh Pemilu 2024, KPU Siapkan Ribuan Pamdal Mirip Pasukan Anti Huru-hara

Indikator Fedwatch memperkirakan peluang kenaikan suku bunga 50 basis poin sebesar 87%. Angka itu lebih rendah dari kemarin Kamis (1/12/2022) sebesar 91% sebelum data pekerjaan dipublikasikan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!