Bank Indonesia Waspada, Puncak Suku Bunga The Fed Bisa Capai 6% di 2023
Senin, 05 Desember 2022 - 13:32 WIB
Bank Indonesia (BI) mewaspadai kenaikan suku bunga The Fed tahun depan. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mewaspadai suku bunga Fed Fund Rate di tahun 2023 dengan berbagai ketidakpastian global. BI memproyeksikan The Fed bakal menaikkan suku bunga agresif hingga 6% tahun depan.
"Suku bunga The Fed bisa mencapai puncaknya di kisaran 5% di kuartal I 2023, tetapi tidak menutup kemungkinan mencapai 6% jika ada peningkatan risiko," ujar Perry dalam Seminar Proyeksi Ekonomi Indonesia 2023 bertajuk "Mengelola Ketidakpastian Ekonomi di Tahun Politik" yang digelar oleh Indef secara virtual, di Jakarta, Senin (5/12/2022).
Baca Juga: Soal Agresifnya Kenaikan Suku Bunga, Bos BI Ungkap Kejadian 17 Tahun Lalu
Maka dari itu, Indonesia perlu mengantisipasi tren menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) hingga tahun depan. Dia mengatakan bahwa tren higher for longer ini kemungkinan masih akan berjalan di tahun depan mengingat gejolak geopolitik di tahun ini mendorong kenaikan inflasi di berbagai belahan dunia.
"Suku bunga The Fed bisa mencapai puncaknya di kisaran 5% di kuartal I 2023, tetapi tidak menutup kemungkinan mencapai 6% jika ada peningkatan risiko," ujar Perry dalam Seminar Proyeksi Ekonomi Indonesia 2023 bertajuk "Mengelola Ketidakpastian Ekonomi di Tahun Politik" yang digelar oleh Indef secara virtual, di Jakarta, Senin (5/12/2022).
Baca Juga: Soal Agresifnya Kenaikan Suku Bunga, Bos BI Ungkap Kejadian 17 Tahun Lalu
Maka dari itu, Indonesia perlu mengantisipasi tren menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) hingga tahun depan. Dia mengatakan bahwa tren higher for longer ini kemungkinan masih akan berjalan di tahun depan mengingat gejolak geopolitik di tahun ini mendorong kenaikan inflasi di berbagai belahan dunia.
Lihat Juga :