Jelang Natal, Harga Minuman Beralkohol Melejit Imbas Inflasi

Rabu, 14 Desember 2022 - 20:03 WIB
Ketua Asosiasi Perhotelan Inggris Raya telah memperingatkan bahwa pub menghadapi masa depan yang suram karena biaya naik dan pelanggan membatasi pengeluaran mereka. Meskipun tingkat inflasi utama telah sedikit berkurang, bisnis perhotelan tetap mengalami inflasi yang intens di setiap aspek operasi mereka. "Tingkat inflasi ini tidak akan hilang dalam semalam dan bisnis melakukan segala upaya untuk menekan biaya," kata dia.

Dia mengungkapkan inflasi akan meningkat sampai Maret 2023 jika pemerintah mengakhiri insentif energi di bisnis perhotelan. Sementara rumah tangga masih menghadapi tekanan historis dari biaya hidup, Bank of England mungkin merasa dapat memperlambat kenaikan suku bunga, terutama mengingat ekspektasi bahwa resesi telah dimulai.

Baca Juga: Arab Saudi Jual Alkohol Jika Jadi Tuan Rumah Piala Dunia? Ini Jawabannya

Dengan tidak adanya guncangan lebih lanjut terhadap ekonomi dunia, mungkin yang terburuk telah berlalu. Meskipun inflasi mereda, rumah tangga masih menghadapi musim dingin yang sulit, Money Advice Trust memperingatkan, sebuah badan amal penasihat utang. Dukungan pemerintah untuk hal-hal seperti tagihan energi akan sedikit membantu.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!