Wall Street Ditutup Kembali Lesu Imbas Resesi Semakin Mengkhawatirkan

Selasa, 20 Desember 2022 - 07:18 WIB
Wall Street kembali ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (19/12) waktu setempat, saat investor mencemaskan sikap The Fed yang makin agresif dapat mendorong ekonomi AS ke dalam resesi. Foto/Dok
NEW YORK - Wall Street kembali ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (19/12/2022) waktu setempat, untuk sesi keempat beruntun dengan Nasdaq memimpin penurunan. Hal itu karena investor menghindari taruhan berisiko, khawatir kampanye pengetatan Federal Reserve atau Bank Sentral AS dapat mendorong ekonomi Amerika Serikat (AS) ke dalam resesi.

Baca Juga: Awas! Rupiah Bisa Makin Ambruk Usai The Fed Kembali Kerek Suku Bunga



Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 162,92 poin atau 0,49% menjadi 32.757,54. Sedangkan indeks S&P 500 (SPX) kehilangan 34,7 poin atau 0,90% ke level 3.817,66 dan Nasdaq Composite (IXIC) turun 159,38 poin yang setara 1,49% menjadi 10.546,03.

Tiga indeks saham utama AS telah berada di bawah tekanan sejak Rabu lalu, ketika Ketua Fed , Jerome Powell mengambil nada hawkish, sementara bank sentral menaikkan suku bunga. Powell menjanjikan kenaikan suku bunga lebih lanjut, bahkan ketika data menunjukkan tanda-tanda melemahnya ekonomi.

S&P 500 (SPX), industri Dow Jones (DJI) dan Nasdaq telah melakukan aksi jual tajam untuk bulan Desember dan berada di jalur penurunan tahunan terbesar sejak krisis keuangan tahun 2008.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!