Pembangunan IKN Jadi Katalisator Tingkatkan Kompetensi Insinyur

Senin, 16 Januari 2023 - 21:42 WIB
"Jadi nanti kita akan melihat, hingga 2045 kebutuhan apa, tahap awal mungkin bidang sipil, karena pembangunan dasar Infrastruktur, tetapi kedepan kalau kita bicara smartcity, kita bicara insinyur yang digital dan lainnya," sambung Danis.

Jika mengutip struktur linimasa pembangunan IKN tahun 2022 -2045 yang diterbitkan Otoritas IKN, maka 2022-2024 menjadi tahap awal pembangunan untuk pemenuhan infrastruktur dasar, seperti rumah ASN, kantor polisi dan markas TNI, serta kantor-kantor pemerintahan.

Sedangkan pada tahun 2025-2029 membangun ibu kota Nusantara sebagai area inti yang tangguh. Didalamnya masuk dalam tahap pembangunan infrastruktur transportasi umum, serta perluasan kawasan permukiman.

Selanjutnya pada periode 2030-2034 melanjutkan pembanganan IKN dengan lebih progresif. Seperti pengembangan utilitas terintegrasi seperti KA akses Balikpapan-KIPP, pengembangan kawasan industri, masuk ke penguatan kota cerdas seperti penerapan teknologi digital, hingga peningkatan investasi dan kapasitas produksi klaster ekonomi.

Pada tahun 2035-2039, masuk ketahap pembangunannya seluruh infrastruktur dan ekosistem tiga kota untuk percepatan pembangunan Kalimantan. Tahap ini mulai pengembangan pesat untuk fasilitas pendidikan hingga kesehatan, penguatan ketahanan sosial-budaya, penambahan kapasitas Infrastruktur seiring bertambahnya populasi, serta peningkatan kapasitas dan diversifikasi klaster.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!