Penetrasi Rendah, Buka Ruang Asuransi Tumbuh

Kamis, 19 Januari 2023 - 21:33 WIB
loading...
Penetrasi Rendah, Buka...
President Director & CEO Manulife Indonesia Ryan Charland (kiri) bersama Director & GM Agency Manulife Indonesia Novita Rumngangun (kanan) meluncurkan MiPASSION, di Jakarta, Kamis (19/1). FOTO/SINDO Photo/Astra Bonardo
A A A
JAKARTA - Manulife Indonesia membidik peluang di industri asuransi di Indonesia dengan produk yang sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi, berdasarkan survei Manulife Asia Care 2022, sebanyak 83% masyarakat Indonesia menyatakan butuh asuransi dan 76% ingin membeli produk asuransi.

“Tahun 2023 memang menjadi tantangan, tapi sekaligus peluang bagi kami. Jadi, berdasarkan hasil survei kami itu, ternyata banyak masyarakat yang butuh proteksi. Itulah alasan mengapa kami menghadirkan produk MiPassion,” ujar Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia Ryan Charland saat meluncurkan produk asuransi MiProsper Assurance for Pension (MiPassion) di Jakarta, Kamis (19/1/2023).

Menurut Ryan Charland, hadirnya produk itu sebagai simbol optimisme terhadap kondisi Indonesia yang sangat potensial. Apalagi, hampir 38 tahun Manulife berada di Indonesia, selalu ingin memberi apa yang dibutuhkan nasabah. Potensi industri asuransi di Indonesia di tahun 2023 lumayan besar dengan kondisi masih rendahnya penetrasi asuransi yang hanya 3,18%, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2021.

Baca Juga: Manulife Perkuat Tenaga Pemasar Tingkatkan Penetrasi Proteksi

Optimisme besarnya potensi industri asuransi tahun 2023 juga disampaikan anggota Dewan Komisioner sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Ogi Prastomiyono. Ia yakin industri asuransi tahun ini akan tumbuh positif dengan beberapa faktor penopang seperti, pertumbuhan ekonomi pascapandemi yang masih positif di atas 5%.

Selain itu, tingkat penetrasi asuransi di Indonesia yang masih rendah. Penetrasi asuransi di Indonesia baru mencapai 3,18 persen, yang terdiri atas penetrasi asuransi jiwa 1,19 persen, asuransi umum 0,47 persen, asuransi sosial 1,45 persen, dan asuransi wajib 0,08 persen. “Artinya masih banyak peluang pertumbuhan asuransi," kata Ogi.

Ryan Charland memaparkan, MiPassion adalah produk inovatif terkini yang mengukuhkan komitmen perusahaan untuk memudahkan keputusan finansial nasabah dan membuat hidup nasabah semakin hari semakin baik.

Sementara itu, Director & GM Agency Manulife Indonesia Novita Rumngangun menjelaskan, selain manfaat kesehatan dan santunan rawat inap harian, MiPassion memiliki manfaat seperti manfaat meninggal dunia, tambahan manfaat meninggal dunia kerena kecelakaan, dan manfaat akhir masa pertanggungan. Premi dimulai dari Rp5 juta per tahun untuk proteksi hingga usia 85 tahun.

"MiPassion adalah pengingat yang baik untuk kita semua untuk memiliki pertanggungan yang tepat ketika kita sehat dan punya penghasilan yang stabil, sehingga kita dapat merencanakan, dan melindungi keuangan masa depan kita. MiPassion merupakan solusi komprehensif dengan metode pembayaran premi 5 tahun, 10 tahun, dan 20 tahun yang dapat dipilih nasabah sesuai kebutuhan dan kenyamanan mereka," ujar Novita.

Dia menjelaskan, MiPassion yang dijual lewat distribusi keagenan itu melengkapi rangkaian solusi dari Manulife Indonesia yang menunjukkan tekad kuat perusahaan untuk mengurangi kesenjangan proteksi dengan cara melindungi sebanyak mungkin keluarga Indonesia.

“Ini bukan produk pensiun, tetapi komplimen jika nasabah memiliki DPLK. Memberi tambahan dana untuk biaya hidup saat pensiun. Saat kita sakit ketika sudah pensiun, sering kita tidak bisa menyiapkan dana kesehatan, uang yang kita siapkan akan tergerus. Padahal, saat pensiun, biaya akan semakin tinggi. Dengan produk ini, saat kita pensiun, kita tidak perlu khawatir, karena akan mendapat proteksi, jelas ini memutuskan sandwich generation,” tutur Novita.

Baca Juga: Sambut 2023 dengan Optimisme, Ini Cara Pelaku Industri Asuransi Mengubah Tantangan jadi Peluang

Dia menjelaskan, pihaknya menghadirkan produk yang terjangkau, karena dimulai dengan premi Rp 5 juta per tahun. Artinya, sesuai kebutuhan dan sangat terjangkau bagi nasabah. “Benefitnya simple dan sangat dibutuhkan,” tambah Novita.

Menurut dia, pihaknya memang kuat di produk asuransi tradisional ketimbang unit link. Dan itu kini diikuti banyak perusahaan asuransi lainnya di Indonesia. Kekuatan di produk tradisional itu juga yang membuat Manulife Indonesia semakin berkinerja kuat dan positif.

Tercatat, sepanjang 2021, Manulife membukukan kinerja solid. Pendapatan bersih premi asuransi Manulife Indonesia meningkat 42 persen menjadi Rp12,1 triliun, sedangkan kinerja premi bisnis baru mencapai Rp7,5 triliun berdasarkan annualized premium equivalent (APE).

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
Momentum Idul Adha 1447...
Momentum Idul Adha 1447 H, Askrindo Salurkan Hewan Kurban di Berbagai Kota di Indonesia
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
Rangkul PNM, BRI Insurance...
Rangkul PNM, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Makassar
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Lebih Dari 200 Relawan...
Lebih Dari 200 Relawan Manulife Indonesia Ikut Berpartisipasi dalam Impact Week Perdana
Dukung Asta Cita, Nasional...
Dukung Asta Cita, Nasional Re Tingkatkan Literasi Mahasiswa Soal Manajemen Risiko
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved