Marketition 2022: Mendorong Munculnya Ide Pemasaran Kreatif Generasi Muda

Minggu, 22 Januari 2023 - 15:47 WIB
loading...
Marketition 2022: Mendorong...
Bukan sekadar kompetisi bisnis, Marketition juga merupakan movement untuk para marketing executive. Mahasiswa akan dibawa lebih dalam kepada perspektif nyata dunia marketing. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perekonomian Indonesia di tahun 2023 diyakini akan menghadapi tantangan berat. IMF juga menyebut 43% Negara di dunia akan mengalami resesi ekonomi. Meski demikian, pemerintah tetap optimistis untuk menghadapi tantangan tersebut dengan berbagai kebijakan pemulihan ekonomi nasional.

Bersamaan dengan momentum pemulihan ekonomi nasional tersebut, Universitas Prasetiya Mulya pun tidak ketinggalan menyambutnya dengan kembali menggelar kompetisi tahunan: Marketition 2022. Marketition adalah pionir kompetisi studi kasus marketing tingkat pasca sarjana di Indonesia dan negara-negara Asia. Universitas Prasetiya Mulya sendiri telah memulai Marketition sejak 2012.

Baca Juga: Digital Marketing Dorong Pengusaha Tingkatkan Profit Bisnis

Bukan sekadar kompetisi bisnis , Marketition juga merupakan movement untuk para marketing executive. Mahasiswa akan dibawa lebih dalam kepada perspektif nyata dunia marketing seperti: menganalisa pasar, mengemukakan creative campaign ideas, merancang strategi, menentukan KPI/outcome dan hal lainnya seperti membangun relasi.

Untuk Marketition 2022 kali ini yang keseluruhan acara diadakan secara online menggunakan aplikasi Zoom, Universitas Prasetiya Mulya menggandeng PT Dexa Medica, perusahaan riset farmasi dan kesehatan terbesar di Asia Tenggara dan aset strategis Nasional.

PT Dexa Medica juga mengembangkan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yang bahan bakunya diambil dari kekayaan alam Indonesia. OMAI merupakan obat dari bahan alam yang telah melalui proses uji pra-klinis hingga uji klinis.

Pada Marketition 2022, salah satu produk Dexa Medica yakni HerbaKOF dijadikan case study marketing yang dikompetisikan. Pemilihan brand HerbaKOF ini dengan tujuan memberikan challenge kepada peserta untuk menyusun marketing campaign ke brand dengan performa yang sudah baik.

HerbaKOF dibuat dari bahan alam yakni daun Legundi, mahkota dewa, daun saga, dan jahe. HerbaKOF telah teruji pra-klinis sehingga masuk dalam Obat Herbal Terstandar (OHT) atau salah satu Obat Modern Asli Indonesia (OMAI). HerbaKOF juga telah merambah pasar Amerika Serikat. Di situs e-commerce Amerika Serikat, Amazon, bahkan HerbaKOF mendapatkan penilaian positif dari konsumennya.

Sebanyak 30 tim mendaftar untuk Marketition 2022 dari Indonesia dan 2 tim dari Jepang. Tim-tim ini juga mendapatkan webinar dan technical meeting guna mendapatkan pemahaman dan pengenalan produk sebelum menciptakan proposal mengenai ide kreatif pemasaran agar lolos penyaringan selanjutnya.

Proses penjurian yang ketat akhirnya menyisakan 15 tim terpilih. Pada 14 Januari lalu di babak akhir, tim-tim tersebut kembali beradu strategi menuju 6 besar sampai masuk babak penentuan 3 juara.

"Untuk para peserta sendiri, ini adalah ajang yang tepat sebagai media untuk berlatih berhadapan dengan tantangan nyata dan solusi yang dapat diterapkan," kata Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Fathony Rahman, DBA pada sambutan acara final.

Adapun hal-hal yang menjadi bahan pertimbangan penilaian para juri adalah: target market analysis, marketing campaign, KPI of success, Financials, dan Group Presentation.

Baca Juga: Podcast Aksi Nyata Perindo: Perbedaan Digital Marketing dengan Marketing Konvensional, Ini Kata Pakar

Tim yang berhasil mendapatkan gelar juara dan hadiah senilai total Rp47.000.000, antara lain Markethink (Universitas Gajah Mada) merebut juara 1, IMac (Universitas Prasetiya Mulya) juara 2, Tsukubadass (University of Tsukuba) juara 3, dan Vyavastha (Universitas Gajah Mada) sebagai Best Pitch.

Florence Juanita mewakili tim Markethink mengatakan bahwa dengan mengikuti kompetisi ini ternyata membawa pengalaman baru yang tidak pernah ditemukan di ruang kelas. "Herbakof yang dipilih menjadi study case adalah sebuah persoalan nyata, sehingga kami harus berpikir taktis lebih dari sekedar menyelesaikan teori pelajaran," kata dia.

Sementara, Lydia dari tim IMac, menyebutkan jika dia dan timnya juga mendapatkan banyak wawasan, dan masukan dari juri selama pengalamannya mengikuti kompetisi ini.

"Kamipun belajar bagaimana mengemukakan ide dan konsep secara transparan namun ringkas. Dan paling menyenangkan saat dapat berkompetisi juga dengan tim Asia lain (Jepang)," ujar Lydia.

Proses panjang yang harus dilalui para tim membuktikan Marketition 2022 merupakan ajang dengan komitmen serius untuk mencetak pebisnis muda yang terampil dalam skill dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang dinamis.

Hal ini juga menunjukkan bahwa tidak ada proses yang instan untuk melahirkan sebuah ide dan gagasan bisnis. Namun di sinilah tantangan, sekaligus kesempatan emas bagi para marketing enthusiast untuk mewujudkan bisnis impiannya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LIXIL Kembali Gelar...
LIXIL Kembali Gelar LADC 2026, Libatkan Juri Lintas Negara
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Meningkatkan Pelayanan...
Meningkatkan Pelayanan Penanganan Diabetes Melitus Tipe 2 lewat Terapi Pengobatan Inovatif
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Apa Saja Rahasia Pasar...
Apa Saja Rahasia Pasar Kripto APAC yang Kini Nilai Transaksinya Meroket ke Rp41.536 Triliun?
Kompetisi Film Pendek...
Kompetisi Film Pendek Inspiring Asia 2026 Resmi Dibuka, Ada Kategori AI Film
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved