Kerja Sama Baru Saja Ditingkatkan, Singapura Keburu Resesi

Selasa, 14 Juli 2020 - 12:17 WIB
loading...
Kerja Sama Baru Saja...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonomi Singapura dipastikan masuk resesi, setelah pertumbuhan ekonomi Negeri Singa itu minus 41,2% pada kuartal II-2020 dampak pandemi virus corona.

Seperti dikutip dari Bloomberg (14/7), Departemen Perdagangan dan Industri Singapura menyatakan, kontraksi pertumbuhan sebesar 41,2% itu lebih buruk dari survei Bloomberg yang memperkirakan penurunan 35,9%. Sementara, secara year on year (Yoy) atau tahun ke tahun PDB Singapura merosot sebesar 12,6%.

Kemerosotan yang dalam menunjukkan bahwa ekonomi Singapura terpukul oleh pandemi Corona dari semua sisi. Penurunan perdagangan global telah menghantam industri manufaktur yang bergantung pada ekspor.

"Di sisi lain, industri ritel telah melihat rekor penurunan penjualan setelah pemberlakuan tindakan penguncian (lockdown) selama beberapa minggu pada kuartal terakhir. Pemerintah, yang telah memproyeksikan kontraksi ekonomi setahun penuh sebesar 4% -7%, tidak memberikan perkiraan baru," demikian ditulis Bloomberg.

Singapura adalah salah satu negara pertama yang melaporkan data PDB triwulanan. Angka-angka ini menunjukkan bahwa negara itu mendapat pukulan lebih besar dibanding negara-negara lain di Asia. ( Baca juga:Partai Berkuasa Singapura Terpukul oleh Hasil Pemilu )

Resesi yang menimpa Singpura diprediksi akan berdampak pada Indonesia. Pasalnya, resesi itu terjadi ketika kedua negara baru saja mencapai kesepakatan peningkatan perdagangan bilateral di tahun lalu.

Kesepakatan itu awalnya ditandai dengan pertemuan antara Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dengan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sin di sela-sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-35 ASEAN, Bangkok, Thailand, pada November 2019.

Dalam pertemuan dwi menteri itu, kedua belah pihak sepakat akan meningkatkan kerja sama di enam sektor. Di antaranya, investasi, tenaga kerja, dan transportasi.

Kedua menteri juga membahas perkembangan perundingan kemitraan ekonomi komprehensif regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP). Diskusi soal strategi kendala dan akses pasar pun masuk dalam topik bahasan.

Kedua negara juga bekerja sama dalam mengembangkan Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Lalu, juga bekerja sama dalam pengembangan kawasan Nongsa Digital Park di Batam, Kepualaun Riau. Sesuai namanya, fokus proyek ini pada pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital.

Singapura merupakan salah satu mitra dagang terpenting Indonesia. Sepanjang tahun 2009 hingga 2018, rata-rata ekspor Indonesia ke Singapura mencapai USD17 miliar. Komoditas utama yang diekspor adalah elektronik, bahan bakar minyak (BBM), kertas beserta produk turunannya, mutiara, dan timah beserta produk turunannya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Mengulik Biang Kerok...
Mengulik Biang Kerok Terkaparnya Rupiah Lawan Dolar Singapura ke Rp14.000, Sesuai Ramalan?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Liburan ke Luar Negeri...
Liburan ke Luar Negeri Tanpa Ribet, MotionPay Hadirkan Fitur QRIS Cross-Border di Singapura hingga Korsel
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Rekomendasi
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Berita Terkini
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved