Mengulik Biang Kerok Terkaparnya Rupiah Lawan Dolar Singapura ke Rp14.000, Sesuai Ramalan?

Jum'at, 29 Mei 2026 - 21:36 WIB
loading...
Mengulik Biang Kerok...
Kabar buruk kembali datang dari kurs rupiah, dimana nilai tukar rupiah terhadap dolar Singapura (SGD) dilaporkan ambruk hingga sempat menembus level psikologis baru yakni Rp14.000 per SGD. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kabar buruk kembali datang dari kurs rupiah pada perdagangan hari ini menjelang akhir pekan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Singapura (SGD) dilaporkan ambruk hingga sempat menembus level psikologis baru yakni Rp14.000 per SGD.

Nilai tukar rupiah terkapar melawan di hadapan mata uang dolar Singapura (SGD) pada perdagangan hari ini, Jumat (29/5/2026). Dolar Singapura sempat menyentuh level Rp14.000, meski berakhir di posisi Rp13.992 menurut data Bloomberg.

Dolar Singapura diperkirakan bergerak pada rentang Rp13.932 hingga Rp14.001 sepanjang perdagangan hari ini. Adapun sepanjang tahun 2026, mata uang Singapura tercatat menguat sebesar 7,34%.

Baca Juga: Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?

Pada saat yang sama, rupiah juga tercatat melemah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS telah menguat 0,11% ke level Rp17.864 pada sesi pagi hingga ditutup menyentuh Rp17.880 per USD.



Kemerosotan tajam rupiah terhadap dolar Singapura cukup mengejutkan, mengingat selama ini pergerakan mata uang negara tetangga tersebut relatif stabil. Jebolnya pertahanan rupiah bisa memicu kepanikan tersendiri.

Ramalan Bennix

Pelemahan rupiah terhadap dolar Singapura sempat diramalkan oleh Founder Bennix Investor Group, Benny Batara. Dimana Ia memprediksi Singapura akan melakukan strategi agresif di sektor finansial dengan menarik arus modal keluar dari Indonesia demi menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved