Tahun Ini Kementerian PUPR Targetkan 31 Proyek KPBU Rp212,52 Triliun Teken Kontrak
Rabu, 25 Januari 2023 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, pada tahap transaksi terdiri dari lima proyek SDA senilai Rp11,72 triliun, dua proyek jalan dan jembatan Rp70,44 triliun, 4 proyek permukiman Rp13,22 triliun, dan 6 proyek perumahan Rp43,21 triliun.
Sedangkan pada TA 2022 sendiri Herry TZ menjelaskan DJPI mengerjakan 27 proyek KPBU senilai Rp269,78 triliun dalam tahap penyiapan dan tujuh proyek KPBU senilai Rp68,96 triliun dalam tahap transaksi.
Selain itu pada TA 2023 ini, Kementerian PUPR melalui DJPI juga terus menargetkan bantuan pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan total 232.072 unit pada TA 2023. Target tersebut nantinya tidak hanya diwujudkan melalui bantuan pembiayaan perumahan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) saja, tetapi juga melalui skema tabungan perumahan rakyat (Tapera).
"Total target berasal dari penjumlahan skema FLPP sebanyak 220.000 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp25,18 triliun dan skema Tapera sebanyak 12.072 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,05 triliun,” kata Herry.
Herry menambahkan, skema FLPP TA 2023 juga akan didampingi dengan program subsidi bantuan uang muka (SBUM) dengan total 220.000 unit sebesar Rp0,89 Triliun dan program subsidi selisih bunga (SSB) sebesar Rp3,46 triliun untuk pembayaran penerbitan KPR di tahun-tahun sebelumnya sebanyak 754.004 unit.
Sedangkan pada TA 2022 sendiri Herry TZ menjelaskan DJPI mengerjakan 27 proyek KPBU senilai Rp269,78 triliun dalam tahap penyiapan dan tujuh proyek KPBU senilai Rp68,96 triliun dalam tahap transaksi.
Selain itu pada TA 2023 ini, Kementerian PUPR melalui DJPI juga terus menargetkan bantuan pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan total 232.072 unit pada TA 2023. Target tersebut nantinya tidak hanya diwujudkan melalui bantuan pembiayaan perumahan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) saja, tetapi juga melalui skema tabungan perumahan rakyat (Tapera).
"Total target berasal dari penjumlahan skema FLPP sebanyak 220.000 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp25,18 triliun dan skema Tapera sebanyak 12.072 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,05 triliun,” kata Herry.
Herry menambahkan, skema FLPP TA 2023 juga akan didampingi dengan program subsidi bantuan uang muka (SBUM) dengan total 220.000 unit sebesar Rp0,89 Triliun dan program subsidi selisih bunga (SSB) sebesar Rp3,46 triliun untuk pembayaran penerbitan KPR di tahun-tahun sebelumnya sebanyak 754.004 unit.
Lihat Juga :