Menko Airlangga Ungkap Sinyal Positif Kawal Ekonomi Tahun 2023

Senin, 30 Januari 2023 - 18:20 WIB
loading...
Menko Airlangga Ungkap...
Menko Airlangga Hartarto mengungkapkan, beberapa sinyal positif ekonomi nasional di tengah ancaman resesi global. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, bahwa walaupun terjadi penurunan ekonomi dunia , namun inflasi terlihat sudah mulai lebih terkendali dan harga energi tidak naik setinggi perkiraan awal karena iklim yang lebih panas. Hal ini ditambah dengan kebijakan net zero COVID-19 di China yang sudah direvisi.

"Sehingga terjadi kalibrasi terhadap resesi, dan walaupun permintaan luar negeri menurun dan untuk pertumbuhan diperkirakan perdagangan hanya 1,6% daripada tahun lalu yang 4%, pemerintah tetap mendorong beberapa langkah dalam negeri," ujar Menko Airlangga dalam konferensi pers terkait Rapat Terbatas (Ratas) secara virtual di Jakarta, Senin (30/1/2023).

Baca Juga: Tsunami PHK Menggulung Perusahaan Raksasa Dunia di Awal 2023, Ini Daftar Lengkapnya

Adapun beberapa langkah tersebut adalah belanja dalam negeri didorong konsumsi dan investasi juga terus didorong dan beberapa sektor diharapkan bisa terus dipacu seperti sektor industri dan pariwisata.

"Kita lihat sinyal positif dari PMI yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI), dimana angka di Januari menyentuh 53,3. Kemudian untuk production level di angka 56,2, angka order from customer di angka 55," ungkap Airlangga.

Baca Juga: Menakar Seberapa Kuat Indonesia Menahan Ancaman Resesi Global

Tak hanya itu saja, pergerakan impor, kredit, dan yang lain arahnya positif, dan pertumbuhan ekonomi RI juga didorong oleh konsumsi dan ekspor, serta permintaan domestik yang harus terjaga.

"Nah tentu pemerintah melihat tabungan rumah tangga dan korporasi selama pandemi COVID-19 itu terus berada di perbankan dan berharap ini merupakan sebuah peluang untuk investasi. Pemerintah juga melihat dari PMI yang positif dan indeks keyakinan konsumen di atas 100, membuktikan bahwa masyarakat juga sudah mulai positif," tambahnya.

Dari sektor perindustrian, rilis indeks kepercayaan industri (IKI) juga positif di angka 51,54%, dan 17 sektor sudah berada di atas 50%. Ini berarti sektor-sektor tersebut mengalami kenaikan mulai dari pengolahan tembakau, logam, peralatan listrik, mesin, logam dasar, makanan, alat angkutan, industri kertas, dan lainnya.

Sementara itu, beberapa sektor yang masih berada di bawah 50% IKI-nya antara lain pakaian jadi dan komputer.

"Diperhatikan oleh pemerintah, sektor swasta juga masih menyimpan dananya di perbankan. Nah ini yang perlu didorong agar net savingnya bisa direalisasikan dalam bentuk capex dan pemerintah memonitor beberapa korporasi itu melakukan pembayaran atau manajemen utang. Kita berharap dengan manajemen utang yang lebih baik, capex akan didorong," pungkas Airlangga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved