Menakar Seberapa Kuat Indonesia Menahan Ancaman Resesi Global
Kamis, 06 Oktober 2022 - 11:12 WIB
loading...
Saat ancaman resesi global menggema, bagaimana peluang Indonesia untuk mampu bertahan. Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut dunia akan masuk jurang resesi pada 2023. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Saat ancaman resesi global menggema, bagaimana peluang Indonesia untuk mampu bertahan. Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut dunia akan masuk jurang resesi pada 2023.
Baca Juga: Sri Mulyani Sampaikan Kabar Buruk, Ekonomi Dunia Dipastikan Resesi di 2023
Adapun ketahanan ekonomi Indonesia dalam tren resesi global diyakini masih bisa bertahan. Head of Business Development PT. FAC Sekuritas Indonesia, Kenji Putera Tjahaja mengatakan, resesi itu dialami utamanya berdasarkan PHK, kenaikan harga bahan pokok, kenaikan harga pasokan energi dan kenaikan angka kemiskinan.
"Di sini yang saya mau highlight itu kenaikan harga pasokan energinya, dimana justru seperti kita tahu domestik kita kuat sekali untuk posisi bahan energi dan komoditas, saya rasa kita lagi bagus banget gitu," kata Kenji dalam segmen Market Buzz Power Breakfast, Kamis (6/10/2022).
Baca Juga: Jokowi: Ketidakpastian Dunia Tinggi, Semua Negara dalam Posisi Sulit
Menurut Kenji, Indonesia diyakini berpeluang menahan resesi global, dalam arti kinerja pertumbuhan ekonomi domestik masih bagus sekali.
" Pertumbuhan ekonomi kita secara year on year tumbuh kurang lebih 5,44%, neraca perdagangan itu juga surplus 28 bulan berturut-turut, inflasi memang ada kenaikan dari target awal tapi terkendali," jelas Kenji.
Baca Juga: Sri Mulyani Sampaikan Kabar Buruk, Ekonomi Dunia Dipastikan Resesi di 2023
Adapun ketahanan ekonomi Indonesia dalam tren resesi global diyakini masih bisa bertahan. Head of Business Development PT. FAC Sekuritas Indonesia, Kenji Putera Tjahaja mengatakan, resesi itu dialami utamanya berdasarkan PHK, kenaikan harga bahan pokok, kenaikan harga pasokan energi dan kenaikan angka kemiskinan.
"Di sini yang saya mau highlight itu kenaikan harga pasokan energinya, dimana justru seperti kita tahu domestik kita kuat sekali untuk posisi bahan energi dan komoditas, saya rasa kita lagi bagus banget gitu," kata Kenji dalam segmen Market Buzz Power Breakfast, Kamis (6/10/2022).
Baca Juga: Jokowi: Ketidakpastian Dunia Tinggi, Semua Negara dalam Posisi Sulit
Menurut Kenji, Indonesia diyakini berpeluang menahan resesi global, dalam arti kinerja pertumbuhan ekonomi domestik masih bagus sekali.
" Pertumbuhan ekonomi kita secara year on year tumbuh kurang lebih 5,44%, neraca perdagangan itu juga surplus 28 bulan berturut-turut, inflasi memang ada kenaikan dari target awal tapi terkendali," jelas Kenji.
Lihat Juga :