Digiserve Raih Kinerja Positif Berkat Transformasi Bisnis

Kamis, 09 Februari 2023 - 20:30 WIB
loading...
Digiserve Raih Kinerja...
Digiserve catatkan kinerja positif di 2022. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Satu tahun usai menyelesaikan transformasi bisnis , PT Digital Aplikasi Solusi atau Digiserve by Telkom Indonesia menorehkan pertumbuhan kinerja yang pesat. Selama tahun 2022 Digiserve mencatat pertumbuhan dari aspek bisnis, pelayanan, dan operasional.

Baca juga: Peran Penting Media dalam Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia

Ahmad Hartono, Presiden Direktur Digiserve, menjelaskan pasca-transformasi perusahaan, Digiserve berhasil mengakselerasi pertumbuhan melalui inovasi produk dan layanan terbaik bagi para pelanggan. Dukungan kuat dari Telkom Group membuat perusahaan percaya diri dalam memenuhi kebutuhan pasar dan bisnis ICT Managed Solutions di Indonesia.

"Sebagai pimpinan perusahaan kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan yang selama setahun ini telah bekerja keras dan cerdas untuk memenuhi tercapainya target perusahaan, juga kepada parent dalam hal ini Tekom Metra, seluruh keluarga besar Telkom Group dan stakeholder. Seluruh anggota tim Digiserve berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi sehingga memudahkan perusahaan untuk mencapai targetnya," jelas Hartono dalam acara “Digiserve Technology Outlook 2023” yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta, Kamis (9/2/2023).

Saat ini Digiserve didukung oleh talenta-talenta yang mumpuni dan memiliki lebih dari 200 sertifikat bertaraf internasional. Selain itu, Digiserve melayani lebih dari 200 pelanggan.

Hartono menambahkan bahwa perusahaan berfokus kepada dua produk portofolio utama, yaitu pertama Managed Network & Security Services yang terdiri dari Local Area Network (LAN), Wide Area Network (WAN), Wireless Local Area Network (WLAN), Network Security, dan Value Added Services (VAS).

Sedangkan portofolio utama yang kedua adalah Managed Digital Productivity yang terdiri dari Integrated Management Platform, Unified Communication & Collaboration, serta Professional Services.

Hartono menjelaskan sejumlah capaian penting perusahaan selama tahun 2022, pertama EBITDA yang naik 18,4% dan 28,2% secara tahunan. Sementara Net Income naik drastis 128%, merupakan hasil murni dari pencapaian secara bisnis.

Capaian kedua adalah berhasil menjadikan portofolio MNS sebagai penyumbang Total Contract Value (TCV) terbesar di tahun 2022 dengan kontribusi revenue sebesar 62,16%. Capaian ketiga adalah meluncurkan blue ocean product Service Management Platform (SMP), kemudian perusahaan berhasil mempertahankan skor Service Level Agreement pada level 99,9%, melampaui standar sebesar 99,8%.

Pada kesempatan yang sama, Bungaran Adil P. Siagian, Direktur Sales & Operasional Digiserve, menjelaskan tentang proyeksi tren ICT Managed Services di 2023. Menurutnya segmen enterprise makin terbuka dengan kolaborasi dan kemitraan, mendukung proses transformasi digital, sehingga pengeluaran ICT pada IT service terus meningkat termasuk di dalamnya kebutuhan terhadap solusi Managed Service.

"Dalam area solution managed service, 3 layanan yang diprediksi akan tumbuh maksimal adalah Professional Service karena memiliki Compounded Annual Growth Rate (CAGR) tertinggi sebesar 28,8% diikuti oleh Managed Cloud Service dengan CAGR sebesar 25,8%kemudian Managed Security Network dengan CAGR sebesar 18,8%," jelas Adil.

Pada tahun 2023 ini diproyeksikan market managed service secara aggregate berada pada Rp.37,8 triliun dengan aggregate CAGR sebesar 18,9%. Oleh karena itu bisnis MNS diproyeksikan akan tetap menjadi kontributor pendapatan terbesar bagi perusahaan sampai beberapa tahun ke depan.

"Namun demikian pertumbuhan dari lini bisnis lainnya pun ditargetkan bisa meningkat seiring dengan pengembangan produk-produk yang bisa menjadi new engine growth bagi perusahaan, sama seperti Service Management Platform (SMP) yang baru saja diluncurkan pada tahun 2022 kemarin," kata Adil.

Dia menambahkan bahwa program utama Digiserve pada 2023 dengan strategi SPRINT yang mencakup 6 (enam) program utama yaitu Strengthening Business Sustainability, Pursuing to New Market, Robust the Fundamental of Business, Innovation in Motion, Nurturing Business Growth, dan Trusted Partner in Managed Service.

Terakhir, Hartono menegaskan komitmen Digiserve yang memahami bahwa perusahaan dan institusi di Indonesia berambisi untuk mempercepat proses transformasi digital. Digiserve berkomitmen penuh terus membantu perusahaan-perusahaan atau pelaku bisnis dengan memberikan layanan berkualitas tinggi agar dapat bertahan menghadapi tantangan bisnis di masa depan.

Baca juga: Biden Sebut Xi Jinping Hadapi Masalah Besar, China Marah

"Digiserve juga berkomitmen untuk selalu mengedepankan kebutuhan pelanggan. Digiserve akan terus berinovasi, meningkatkan produktivas perusahaan, serta semakin memberikan pelayanan terbaik untuk mendorong perusahaan dalam memaksimalkan kapabilitas yang dimiliki,” pungkas Hartono.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Awal Tahun Gemilang,...
Awal Tahun Gemilang, bank bjb Cetak Tren Positif dan Laba Tumbuh di Triwulan I 2026
Awal 2026 yang Gemilang,...
Awal 2026 yang Gemilang, Pegadaian Buktikan Komitmen 'MengEMASkan Indonesia'
ACA Pacific Hadirkan...
ACA Pacific Hadirkan Solusi AI untuk Transformasi Komunikasi Bisnis
Peluncuran Logo Baru...
Peluncuran Logo Baru DTI: Simbol Evolusi dan Optimalisasi Layanan
Rubiqa Tour International...
Rubiqa Tour International Raih Akreditasi A dari Kemenag sebagai Penyelenggara Umrah
Rekomendasi
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Infografis
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved