Pangkas Proyeksi, Sri Mulyani: Ekonomi RI Jadi Minus 4,3% di Kuartal II-2020

Rabu, 15 Juli 2020 - 19:53 WIB
loading...
Pangkas Proyeksi, Sri...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati merevisi proyeksi angka pertumbuhan ekonomi nasional menjadi -4,3% di kuartal II-2020 atau lebih dalam dari proyeksi awal yang sebesar -3,8%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merevisi proyeksi angka pertumbuhan ekonomi nasional menjadi -4,3% di kuartal II-2020. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan angka ini lebih dalam dari proyeksi awal yang sebesar -3,8%.

Adapun pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tahun ini berada di antara -3,5% sampai -5,1% dengan titik terdalam yang paling baru di level -4,3%. "Titik poinya kita ada di minus 4,3% jadi lebih dalam dari yang kita sampaikan minus 3,8%," kata Menkeu Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/7/2020).

(Baca Juga: Tanpa Langkah Spektakuler, Fadel Muhammad: Dalam 90 Hari Ekonomi Bisa Kolaps )

Mantan Direktur Bank Dunia itu menerangkan, penurunan ekonomi nasional yang lebih tajam dikarenakan beberapa sektor industri kinerjanya terkontraksi. Mulai dari perdagangan, pertambangan, manufaktur, hingga transportasi.

"Transportasi itu walaupun sudah ada relaksasi, tapi tidak pulih karena orang tidak melakukan traveling. Walaupun terjadi, tapi masih kecil sekali sedangkan pertambangan berkontribusi negatif cukup dalam di kuartal II," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved