Wapres Minta Regulasi Pengawasan Persaingan Usaha Tak Njlimet

Kamis, 16 Februari 2023 - 15:26 WIB
loading...
Wapres Minta Regulasi...
Wapres Maruf Amin ingin persaingan usaha semakin sehat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai regulasi pengawasan persaingan usaha di tingkat kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah masih berbelit-belit. Wapres pun meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU ) agar bisa mengadopsi kebijakan baru yang lebih efisien guna penciptaan iklim usaha yang kondusif bagi investasi dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca juga: Taawun Jadi Strategi Wapres Kembangkan UMKM

"Saya minta sinergi K/L, pemda dan pemangku kepentingan terkait harmonisasi upaya strategi dan pengawasan kemitraan UMKM lebih efektif, jangan berbelit-belit," ujar Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan di acara KPPU Award, Jakarta (16/2/2023).

Wapres juga meminta kepada KPPU agar memastikan pelaksanaan dan regulasi oleh pelaku usaha sehingga meningkatkan kepercayaan investor dan berbagai pemangku kepentingan. KPPU juga diminta untuk menjaga kepentingan negara dan masyarakat, pasar dan pelaku usaha secara maksimal dan akuntabel.

"Dengan begitu persaingan usaha dan kemitraan UMKM akan sehat," imbuhnya..

Wapres juga mendorong KPPU mencari formulasi bersama pemerintah daerah agar UMKM dapat berkolaborasi dengan industri besar. Menurutnya, jika industri besar bisa merangkul UMKM, maka akan terjalin suatu iklim usaha yang kondusif.

Baca juga: Puncak Tingalan Dalem Jumenengan ke-19 SISKS PB XIII Berlangsung Sejuk dan Semarak

"KPPU mesti mencari formulasi yang melampaui kompetisi, yakni kolaborasi. Kolaborasi mesti bergerak secara vertikal antara usaha besar dan usaha yang lebih kecil. Kemudian kolaborasi secara horizontal antara usaha dalam satu level," tandas Ma’ruf Amin.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Efektivitas Wegovy Jaga...
Efektivitas Wegovy Jaga Massa Otot Perkuat Posisi Pasar Novo Nordisk
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rule Versus Diskresi
Rule Versus Diskresi
Dewan Pers-KPPU Teken...
Dewan Pers-KPPU Teken MoU Penguatan Persaingan Usaha Sehat di Ekosistem Pers Digital
Pemerintah Godok Perpes...
Pemerintah Godok Perpes Ojol, Bakal Atur Tarif hingga Kesejahteraan
Rekomendasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved