Wall Street Berakhir Turun Tajam Imbas Inflasi AS Memicu Kekhawatiran

Jum'at, 17 Februari 2023 - 06:49 WIB
loading...
Wall Street Berakhir...
Wall Street ditutup turun tajam pada perdagangan Kamis (16/2/2023) waktu setempat, setelah data inflasi yang tak terduga dan penurunan klaim pengangguran mingguan menambah kekhawatiran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wall Street ditutup turun tajam pada perdagangan Kamis (16/2/2023) waktu setempat, setelah data inflasi yangtak terduga dan penurunan klaim pengangguran mingguan menambah kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS atau The Fed akan terus menaikkan suku bunga untuk menjinakkan harga tinggi.

Baca Juga: Inflasi AS Januari 2023 Tembus 6,4%, Terendah Sejak Oktober 2021

Seperti dilansir Reuters, indeks S&P 500 turun 1,38% menjadi 4.090,51. Penurunan juga terjadi pada Nasdaq hingga mencapai 1,78% ke posisi 11.855,83, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 1,26% menjadi 33.696,39.

Sebuah laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan kenaikan harga produsen tertinggi dalam tujuh bulan di bulan Januari karena biaya produk energi melonjak.

Hal itu juga memperlihatkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran secara tak terduga turun minggu lalu, menawarkan lebih banyak bukti bahwa pasar tenaga kerja tetap ketat.

Data ekonomi pada hari Kamis dan laporan lainnya minggu ini melukiskan gambaran inflasi yang masih membandel dan ekonomi yang tetap relatif kuat dalam menghadapi kampanye kenaikan suku bunga Fed.

"Dengan data seperti ini, Fed akan terus menaikkan suku bunga, dan tidak ada dari kita yang menginginkannya," kata Tim Ghriskey, ahli strategi portofolio senior di Ingalls & Snyder di New York.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Profil Lisa Cook, Gubernur...
Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Inflasi Kembali Mengancam,...
Inflasi Kembali Mengancam, The Fed Urung Turunkan Suku Bunga?
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved