Dapen BUMN Hangus Rp9,8 Triliun, Erick Thohir Beri Tugas Baru Komisaris

Jum'at, 17 Februari 2023 - 20:39 WIB
loading...
Dapen BUMN Hangus Rp9,8...
Pengawasan dana pensiun BUMN akan lebih ketat lagi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pengawasan tata kelola dana pensiun (dapen) BUMN kini bakal lebih ketat. Pasalnya, Kementerian BUMN memberi tugas baru kepada komisaris untuk mengawasi langsung investasi dapen BUMN .

Baca juga: Singapura dan Kanada Jadi Kiblat Erick Thohir Benahi Dapen BUMN

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, keterlibatan komisaris dalam pengawasan dapen BUMN baru pertama kali diterapkan. Sebelumnya, skema pengawasan pengelolaan investasi itu tidak pernah dilakukan.

Dari investasi dapen, lanjut Arya, manajemen masing-masing perseroan akan melakukan laporan secara tertulis kepada komisarisnya. Pola ini baru diterapkan oleh PT Telkom Indonesia Tbk.

"Proses-proses itu semua pengawasannya akan dilaporkan ke komisaris dari BUMN yang bersangkutan, ini yang sudah terjadi di Telkom. Di Telkom itu kan mereka sudah kasih laporan mengenai semua kondisi keuangan dari dapen. Hal ini baru sekali terjadi, sebelumnya tak pernah terjadi," ungkap Arya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (17/2/2023).

Dana pensiun BUMN tercatat minus atau defisit hingga Rp9,8 triliun. Jumlah tersebut tercatat hingga 2021. Menteri BUMN Erick Thohir memastikan, kondisi dapen BUMN tinggal menunggu bom waktu saja.

Bila tidak ada intervensi secara agresif, maka terjadi "ledakan" alias menimbulkan masalah yang semakin besar. Dia memperkirakan kondisi ini terjadi dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Aliansi Ormas Islam...
Aliansi Ormas Islam Minta Ade Armando hingga Grace Natalie Dipecat dari Kursi Komisaris BUMN
Anggota Baleg DPR Usul...
Anggota Baleg DPR Usul Dana Pensiun Pejabat Dialihkan untuk Tenaga Kesehatan dan Guru
Survei Sun Life Indonesia:...
Survei Sun Life Indonesia: Kesenjangan Pensiun di Indonesia, Antara Pilihan dan Kewajiban
Rekomendasi
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Josko Gvardiol, Bek...
Josko Gvardiol, Bek Baru Manchester City Berharga Rp1,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved