Jika Nilai Manfaat Dipangkas, Biaya Haji Akan Naik Tiap Tahun
Sabtu, 18 Februari 2023 - 18:40 WIB
loading...
A
A
A
"Diharapkan tahun depan komposisi ini akan berubah, mungkin akan meningkat lagi bipih-nya karena sekarang masyarakat kan sudah mulai sadar," kata Amri.
Saat ini pemerintah menetapkan komposisi bipih dan NM dengan lebih besar biaya yang ditanggung oleh calon jamaah atau bipih sebesar Rp49,8 juta (55,3%) dan Rp40,2 juta (44,7%) untuk nilai manfaatnya. Komposisi itu bakal berubah setiap tahunn, yang mana presentase nilai manfaat untuk setiap jamaah bakal dikurangi dan dibebankan ke bipih.
Baca juga: BKMT Jawab Tantangan Dakwah dengan Beramal dan Berbakti Membangun Negeri
"Jadi kalau nilai manfaat yang digunakan untuk mendukung jamaah yang berangkat itu semakin kecil, itu artinya nilai manfaat yang tersisa bisa kita distribusikan buat jamaah tunggu. Kalau bipih-nya meningkat, maka kemudian nilai manfaat yang akan didistribusikan untuk jamaah tunggu itu akan makin besar, tidak seperti sekarang, setiap tahun kita mengalokasikan Rp2,1-2,5 triliun," pungkasnya.
Saat ini pemerintah menetapkan komposisi bipih dan NM dengan lebih besar biaya yang ditanggung oleh calon jamaah atau bipih sebesar Rp49,8 juta (55,3%) dan Rp40,2 juta (44,7%) untuk nilai manfaatnya. Komposisi itu bakal berubah setiap tahunn, yang mana presentase nilai manfaat untuk setiap jamaah bakal dikurangi dan dibebankan ke bipih.
Baca juga: BKMT Jawab Tantangan Dakwah dengan Beramal dan Berbakti Membangun Negeri
"Jadi kalau nilai manfaat yang digunakan untuk mendukung jamaah yang berangkat itu semakin kecil, itu artinya nilai manfaat yang tersisa bisa kita distribusikan buat jamaah tunggu. Kalau bipih-nya meningkat, maka kemudian nilai manfaat yang akan didistribusikan untuk jamaah tunggu itu akan makin besar, tidak seperti sekarang, setiap tahun kita mengalokasikan Rp2,1-2,5 triliun," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :