Ganggu Industri Nasional, Hipmi Minta Keran Impor Baja Ditutup

Kamis, 16 Juli 2020 - 11:48 WIB
loading...
Ganggu Industri Nasional,...
Hipmi meminta impor baja distop, kecuali untuk produk baja yang belum dapat diproduksi di dalam negeri. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta pemerintah untuk memanfaatkan momentum kondisi ekonomi saat pandemi Covid-19 guna mengembangkan industri baja nasional. Caranya, dengan menutup impor baja yang menggerus industri serupa di Tanah Air.

Ketua Bidang Perdagangan, Perindustrian, ESDM, Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Rama Datau menyampaikan, permasalahan yang paling krusial dalam industri baja nasional saat ini adalah gempuran baja impor.

Untuk itu, Ia meminta kepada Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menindaklanjuti permasalahan tersebut.

"Jadi, ini salah satu industri memang harus diperhatikan sama-sama. Apalagi kalau industri baja ini kita lihat kemarin-kemarin itu gempuran dari baja-baja impor. Mudah-mudahan Pak Dirjen bisa membantu memproteksi industri baja ke depan dari produk-produk impor. Kita terus mendukung langkah Kemenperin untuk menjaga ekosistem industri baja nasional. Industri ini bisa lahirkan jutaan lapangan pekerjaan" ujar Rama dalam keterangan resminya, Kamis (16/7/2020).

(Baca Juga: Waduh, Industri Baja Sudah Masuk UGD Sebelum Pandemi)

Rama menilai, sebenarnya produk baja Indonesia jauh lebih baik dibandingkan buatan negara lain. Oleh karena itu, menurutnya, industri baja nasional perlu dibantu untuk berkompetisi dan meningkatkan daya saing harga.

"Pengusaha jasa konstruksi mengeluhkan maraknya baja impor yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Untuk itu pemerintah perlu menutup keran impor, kecuali untuk produk baja yang belum bisa diproduksi di dalam negeri," terangnya

Selain itu, pemerintah juga diminta serius merevitalisasi industri baja nasional. Itu penting untuk menghasilkan inovasi produk agar lebih berdaya saing global di era digital.

"Di era revolusi industri 4.0 saat ini, pemanfaatan teknologi digital menjadi penting guna mengembangkan industri lokal serta menghasilkan inovasi produk yang dapat memenuhi pasar domestik maupun ekspor. Oleh karena itu, pemerintah harus bertekad untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kemudahan perizinan usaha serta memfasilitasi pemberian insentif fiskal dan nonfiskal," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Mundurnya...
Pengusaha Respons Mundurnya Petinggi OJK, Singgung Soal Kepercayaan Investor
ISSC Siap Bangun 100...
ISSC Siap Bangun 100 Jembatan Bailey Tanpa Impor, Pakai Produk Baja Nasional
Seruan 5 Langkah Melindungi...
Seruan 5 Langkah Melindungi Industri Nasional dari Serbuan Baja Impor
Lantik Jajaran Resmi,...
Lantik Jajaran Resmi, Pengusaha Muda Dukung Visi Besar Jaya Peduli
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Bahlil Izin Panggil...
Bahlil Izin Panggil Kanda ke Prabowo: Supaya Olahannya Cepat Masuk
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved