ISSC Siap Bangun 100 Jembatan Bailey Tanpa Impor, Pakai Produk Baja Nasional
Rabu, 31 Desember 2025 - 22:09 WIB
loading...
ISSC menyatakan kesiapan penuh industri konstruksi baja nasional untuk membangun 100 unit Jembatan Bailey perbulan tanpa ketergantungan impor. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) menyatakan kesiapan penuh industri konstruksi baja nasional untuk membangun 100 unit Jembatan Bailey perbulan tanpa ketergantungan impor, dengan memanfaatkan kapasitas produksi dan keahlian dalam negeri.
Ketua Umum ISSC, Budi Harta Winata menegaskan, bahwa seluruh komponen utama Jembatan Bailey dapat diproduksi oleh industri baja nasional yang tergabung dalam ISSC, baik dari sisi material, fabrikasi, maupun pelaksanaan konstruksi di lapangan.
“Industri baja dan konstruksi nasional sudah sangat siap. Pembangunan 100 Jembatan Bailey perbulan dapat dilakukan 100% menggunakan produk dalam negeri, tanpa harus mengandalkan impor,” tegasnya.
Baca Juga: Prabowo Tinjau Pembangunan Jembatan Bailey di Bireuen
Jembatan Bailey merupakan solusi strategis untuk percepatan konektivitas, terutama di daerah terpencil, wilayah perbatasan, serta area terdampak bencana. Dengan desain modular dan sistem pemasangan yang cepat, jembatan ini dapat dibangun secara efisien dengan tetap memenuhi standar keselamatan dan mutu.
Ketua Umum ISSC, Budi Harta Winata menegaskan, bahwa seluruh komponen utama Jembatan Bailey dapat diproduksi oleh industri baja nasional yang tergabung dalam ISSC, baik dari sisi material, fabrikasi, maupun pelaksanaan konstruksi di lapangan.
“Industri baja dan konstruksi nasional sudah sangat siap. Pembangunan 100 Jembatan Bailey perbulan dapat dilakukan 100% menggunakan produk dalam negeri, tanpa harus mengandalkan impor,” tegasnya.
Baca Juga: Prabowo Tinjau Pembangunan Jembatan Bailey di Bireuen
Jembatan Bailey merupakan solusi strategis untuk percepatan konektivitas, terutama di daerah terpencil, wilayah perbatasan, serta area terdampak bencana. Dengan desain modular dan sistem pemasangan yang cepat, jembatan ini dapat dibangun secara efisien dengan tetap memenuhi standar keselamatan dan mutu.
Lihat Juga :