Dibayangi Resesi, Pelaku Bisnis RI Paling Optimistis Sedunia Sambut 2023
Kamis, 23 Februari 2023 - 23:02 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, sebanyak 74% pelaku bisnis Indonesia juga akan fokus untuk melakukan investasi di bidang teknologi dan juga menyelenggarakan berbagai program guna mempersiapkan tenaga kerja berkualitas.
Catatan menarik lainnya juga terlihat saat Indonesia mendominasi jawaban pelaku usaha India terkait negara yang diyakini akan memiliki pertumbuhan tertinggi untuk pasar non-domestik mereka.
Hal itu sejalan dengan data dari Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Indonesia yang menyebutkan volume perdaganganIndonesia-India pada periode Januari-Juni 2022 menyentuh USD16,6 Miliar atau naik 81% dari periode sama tahun 2021.
Baca juga: Ekspor Indonesia Januari 2023 Turun Dibanding Akhir 2022, Mendag: Pola Satu Dekade
CEO Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani mengatakan, memasuki tahun 2023, banyak skenario pesimis dan skeptis mengenai perekonomian dunia yang sangat menurun. Sebut sajainvasi Rusia ke Ukraina, perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS),dan lonjakan Covid-19 di China.
“Namun, laporan IBR Grant Thornton di awal tahun ini membawa kabar baik di mana pelaku usaha Indonesia sangat optimistis menyambut tahun 2023," ujarnya melalui siaran pers, dikutip Kamis (24/2/2023).
Pihaknya berharaplaporan survei ini dapat menularkan semangat dan optimisme untuk pelaku usaha lainnya dalam menumbuhkan bisnis mereka di tengah ekonomi global yang diprediksi akan bergejolak.
Catatan menarik lainnya juga terlihat saat Indonesia mendominasi jawaban pelaku usaha India terkait negara yang diyakini akan memiliki pertumbuhan tertinggi untuk pasar non-domestik mereka.
Hal itu sejalan dengan data dari Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Indonesia yang menyebutkan volume perdaganganIndonesia-India pada periode Januari-Juni 2022 menyentuh USD16,6 Miliar atau naik 81% dari periode sama tahun 2021.
Baca juga: Ekspor Indonesia Januari 2023 Turun Dibanding Akhir 2022, Mendag: Pola Satu Dekade
CEO Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani mengatakan, memasuki tahun 2023, banyak skenario pesimis dan skeptis mengenai perekonomian dunia yang sangat menurun. Sebut sajainvasi Rusia ke Ukraina, perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS),dan lonjakan Covid-19 di China.
“Namun, laporan IBR Grant Thornton di awal tahun ini membawa kabar baik di mana pelaku usaha Indonesia sangat optimistis menyambut tahun 2023," ujarnya melalui siaran pers, dikutip Kamis (24/2/2023).
Pihaknya berharaplaporan survei ini dapat menularkan semangat dan optimisme untuk pelaku usaha lainnya dalam menumbuhkan bisnis mereka di tengah ekonomi global yang diprediksi akan bergejolak.

Lihat Juga :