Pacu Transformasi UMKM Indonesia, dari Digitalisasi Menuju Go Export

Senin, 27 Februari 2023 - 10:54 WIB
loading...
A A A
Kepala bidang Kemudahan Usaha Mikro KemenkopUKM, Berry Fauzi dalam forum UMKM Go Digital Virtual Expo pada 10 Oktober 2022 lalu menerangkan, penetrasi internet masyarakat Indonesia mencapai 73,7%.

“Sebanyak 40% pelaku UMKM menggunakan media sosial, 38% dengan instant messaging, penggunaan e-commerce 13%, dan ride hailing di angka 5%,” urainya.

Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan jumlah UMKM yang masuk ekosistem digital terus ditingkatkan. Pada tahun 2023 ditargetkan ada 24 juta UMKM yang on boarding dan diharapkan terus meningkat menjadi 30 juta UMKM di 2024.

Guna mencapai target tersebut, diperlukan dukungan dari berbagai pihak termasuk perbankan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI turut mendukung dan mengakselerasi program digitalisasi UMKM.

BRI menyinergikan tiga ekosistem, yakni ekosistem pasar, digital dan desa, untuk membangun ekosistem bisnis sebagai sumber pertumbuhan berkelanjutan.

Untuk ekosistem pasar, BRI membantu pasar tradisional dengan cara belanja online, baik melalui Whatsapp, website, mobile apps, maupun kerja sama dengan startup. “Jadi kami digitalisasi pasar tradisional,” ungkap Direktur Utama (Dirut) BRI, Sunarso dikutip dari laman bri.co.id.

Pacu Transformasi UMKM Indonesia, dari Digitalisasi Menuju Go Export


Seiring waktu, BRI berkembang menjadi bank yang fokus melayani nasabah UMKM, serta memperluas jangkauan inklusi keuangan dan literasi keuangan di Indonesia, melalui pembentukan Holding Ultra Mikro bersama dengan Pegadaian dan PNM.

Terkait ekosistem digital, bank BRI telah menggandeng sejumlah perusahaan e-commerce besar dan ride hailing untuk pembiayaan KUR kepada merchant atau mitra. Berbagai produk dan layanan digital dihadirkan Bank BRI, mulai dari BRIspot, Ceria (digital loan dan saving), dan BRImo.

Lebih lanjut, Sunarso juga menyampaikan optimisme akan prospek UMKM pada tahun ini. Dia meyakini bisnis UMKM diyakini bakal tetap melaju dan tangguh di tengah kekhawatiran resesi global.

Menurut Sunarso, ada dua faktor yang membuat Indonesia bisa tahan akan resesi di 2023, di antaranya terkait konsumsi dalam negeri dan optimisme akan kondisi UMKM. "Dua faktor inilah yang membuat kita memiliki ketahanan akan kondisi di 2023," ujarnya melalui siaran pers, Senin (13/2/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Rekomendasi
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Berita Terkini
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved