Produktivitas Rendah, Kementan Soroti Perkebunan Sawit Rakyat
Senin, 27 Februari 2023 - 11:58 WIB
loading...
Kementerian Pertanian menyoroti terkait rendahnya produktivitas kebun sawit rakyat. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menyoroti terkait rendahnya produktivitas kebun sawit rakyat. Pemanfaatan agroinput yang belum maksimal menjadi tantangan utama pekebunan sawit Indonesia.
"Produktivitas sawit nasional baru mencapai 3–4 ton per hektar setara Crude Palm Oil/CPO. Hal ini dapat mengancam masa depan sawit rakyat Indonesia jika tidak lakukan suatu langkah komprehensif," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam Rakornas Kelapa Sawit Nasional, di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Senin (27/2/2023).
Baca Juga: Kementan Fasilitasi Ekspor Perdana Crab Cakes ke AS
Sebab itu, perlu upaya perbaikan dari sektor hulu perkebunan kelapa sawit rakyat dengan cara penggantian tanaman tua atau tidak produktif melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Dari luas areal sawit rakyat 6,9 juta hektar, setidaknya terdapat 2,8 juta hektar yang potensial untuk diremajakan.
Menurut dia pemanfaatan dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) melalui program PSR yang dimulai sejak tahun 2017 dengan sasaran kebun-kebun sawit rakyat dengan tanaman tua lebih dari 25 tahun perlu diremajakan. Setiap tahun program PSR ditargetkan seluas 180.000 hektar yang tersebar di 21 provinsi sentra kelapa sawit.
"Kita harus pastikan Program PSR ini dapat berjalan dengan baik, dan saya percaya forum PSR inI akan menghasilkan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi rakuat Indonesia" ucap SYL.
Baca Juga: Siapkan SDM Pertanian Unggul, Polbangtan Kementan Gandeng Jepang dan Taiwan
"Produktivitas sawit nasional baru mencapai 3–4 ton per hektar setara Crude Palm Oil/CPO. Hal ini dapat mengancam masa depan sawit rakyat Indonesia jika tidak lakukan suatu langkah komprehensif," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam Rakornas Kelapa Sawit Nasional, di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Senin (27/2/2023).
Baca Juga: Kementan Fasilitasi Ekspor Perdana Crab Cakes ke AS
Sebab itu, perlu upaya perbaikan dari sektor hulu perkebunan kelapa sawit rakyat dengan cara penggantian tanaman tua atau tidak produktif melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Dari luas areal sawit rakyat 6,9 juta hektar, setidaknya terdapat 2,8 juta hektar yang potensial untuk diremajakan.
Menurut dia pemanfaatan dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) melalui program PSR yang dimulai sejak tahun 2017 dengan sasaran kebun-kebun sawit rakyat dengan tanaman tua lebih dari 25 tahun perlu diremajakan. Setiap tahun program PSR ditargetkan seluas 180.000 hektar yang tersebar di 21 provinsi sentra kelapa sawit.
"Kita harus pastikan Program PSR ini dapat berjalan dengan baik, dan saya percaya forum PSR inI akan menghasilkan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi rakuat Indonesia" ucap SYL.
Baca Juga: Siapkan SDM Pertanian Unggul, Polbangtan Kementan Gandeng Jepang dan Taiwan
Lihat Juga :