Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Lebih Ngebut Dibanding Buatan Jepang dan Jerman

Selasa, 28 Februari 2023 - 10:13 WIB
loading...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung...
Kereta cepat buatan China diklaim lebih cepat dibanding produksi Jepang atau Jerman. Foto/KCIC
A A A
JAKARTA - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ( KCJB ) ditargetkan dapat beroperasi pada pertengahan tahun ini. Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, nantinya KCJB memiliki panjang rute sejauh 142,3 km.

Baca juga: Tambalan Biaya Rp18,2 Triliun untuk Proyek Kereta Cepat Ditargetkan Rampung Sebulan

Waktu tempuh antara kedua wilayah tersebut nantinya hanya akan memakan waktu 36-45 menit saja, dengan melewati empat stasiun, yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar.

Dwiyana mengatakan, KCJB akan menggunakan kereta generasi terbaru, yakni CR400AF yang merupakan pengembangan dari tipe CRH380A oleh CRRC Corporation Limited, yang merupakan produsen sarana perkeretaapian terbesar di dunia. CR400AF memiliki kecepatan desain hingga 420 km/jam dan kecepatan operasional hingga 350 km/jam.

"Kecepatannya melebihi kecepatan kereta api cepat buatan Jepang yang mencapai 320 km/jam atau Jerman yang mencapai 330 km/jam," kata Dwiyana dalam keterangan tertulis, Selasa (28/2/2023).

Dwiyana mengatakan, selain menghadirkan kereta generasi terbarunya, China juga memberikan jaminan transfer teknologi dan knowledge kepada putra-putri Indonesia melalui training dan internship sehingga KCIC dapat mengelola dan mengoperasikan KCJB.

Proses transfer teknologi dan knowledge selama periode konstruksi di antaranya pengalihan teknologi slab track dan fasilitas produksi dari kontraktor China ke kontraktor lokal. Dari sisi tenaga kerja, keberadaan proyek KCJB juga berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

“Kehadiran teknologi dan transfer knowledge dari negara dengan pengalaman perkembangan kereta api cepat di dunia ini sangat berharga bagi kemajuan Indonesia. KCIC bersama seluruh stakeholders akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan kehadiran kereta api cepat pertama di Asia Tenggara,” ujar Dwiyana.

Dwiyana mengatakan, proyek Kereta Api Cepat Jakarta Bandung adalah salah satu proyek strategis nasional yang merupakan proyek pembangunan kereta api cepat pertama di wilayah Asia Tenggara.

"Proyek ini juga merupakan proyek penting di mata internasional, karena proyek ini melibatkan dua negara besar, yang diwakili oleh BUMN Indonesia dan Tiongkok," katanya.

Baca juga: 7 Penampakan UFO yang Hingga Kini Masih Jadi Tanda Tanya Besar

Besarnya perhatian yang diberikan kedua pemerintah juga terlihat langsung dari rutinnya kunjungan dan perhatian yang ditunjukkan kedua belah pemerintah pada proyek ini hingga adanya agenda khusus pelaksanaan showcase KCJB pada saat G20 yang langsung disaksikan oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Rosan Ngaku Sudah Kantongi...
Rosan Ngaku Sudah Kantongi Solusi Utang Whoosh Rp124 Triliun, Seperti Apa?
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Rekomendasi
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Berita Terkini
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved