Tarik Investasi EV Battery, Erick Thohir Ogah Terpaku Hanya ke China dan Korsel

Selasa, 28 Februari 2023 - 18:22 WIB
loading...
Tarik Investasi EV Battery,...
Menteri BUMN, Erick Thohir tidak ingin hanya terpaku kepada investasi yang berasal dari China atau Korea Selatan terkait dengan pabrik baterai kendaraan listrik atau electric vehicle. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tidak ingin hanya terpaku kepada investasi yang berasal dari China atau Korea Selatan terkait dengan pabrik baterai kendaraan listrik atau electric vehicle/EV Battery (EV) di Indonesia. Ditekankan olehnya pemerintah justru membuka peluang bagi negara-negara Eropa.

Erick mengatakan, Indonesia bukan negara yang terjebak dalam geopolitik yang belakangan ini semakin memanas atau bergejolak. Sehingga mempengaruhi hubungan bilateral, termasuk bisnis, negara-negara terkait.

"Jadi kita bukan negara yang istilahnya terjebak di geopolitik yang gak penting, kita kan bagaimana menarik investasi dan bagaimana membuka lapangan pekerjaan dan investasi berusaha," ungkap Erick Thohir saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2023).

Baca Juga: Ekosistem Kendaraan Listrik RI Banjir Investor, Produsen Baterai Asal Inggris Bakal Masuk

Pemerintah memang tengah menjajaki sejumlah investor di benua Eropa. Salah satunya perusahaan kimia terbesar dunia asal Jerman, BASF.

Pemerintah melalui Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun sudah bernegosiasi dan membicarakan rencana kerja sama investasi untuk EV Battery di Tanah Air.

"Pak Bahlil (Menteri Investasi) yang sedang bekerja keras supaya kita jangan terkurung pemikiran bahwa pembangunan EV Battery ini hanya China dan Korea, negara-negara Eropa juga ke sini seperti Jerman, Inggris bahkan Ford sudah," kata dia.

Baca Juga: Elon Musk Sebut Korea Selatan Salah Satu Kandidat Teratas Lokasi Pabrik Tesla di Asia

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, namun industri baterai electric vehicles dalam negeri belum berkembang pesat.

Meski kaya akan nikel, Indonesia belum menjadi raja baterai kendaraan listrik dunia karena tidak mempunyai lithium yang merupakan bahan utama pengembangan industri baterai EV. Karena itu, pemerintah terus berupaya mendapatkan kepercayaan investor negara lain agar bisa membangun ekosistem sumber daya alam (SDA) sendiri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Rekomendasi
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Erick Thohir Berhasil...
Erick Thohir Berhasil Gandeng China untuk Gaeap Industri Baterai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved