LRT Jabodebek Capai 95%, Adhi Karya Sudah Kantongi Pembayaran Rp17,2 Triliun
Rabu, 01 Maret 2023 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
"Dulu kita kan ada Rp4,2 triliun yang jadi diver payment pembayarannya, selama 15-20 tahun waktu itu, kami ubah. Sehingga pada saat kita menyelesaikan PHO (serah terima sementara pekerjaan) ini, Insya Allah kita menerima pembayaran yang sisanya ini," kata dia.
Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Juli 2023, Bareng LRT Jabodebek?
Di sisi lain, total piutang Adhi Karya mencapai Rp18 triliun. Sebagian dari jumlah tersebut merupakan utang sejumlah BUMN. Adapun BUMN yang dimaksud adalah PT Hutama Karya (Persero), PT KAI (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero).
Untuk utang KAI berasal dari pengerjaan proyek LRT Jabodebek. Jumlahnya mencapai Rp4,2 triliun dan dibayar melalui skema turn key oleh KAI.
"LRT (Jabodebek), LRT dari Rp23,3 triliun pekerjaan kami di prasarana, ini Rp4,2 triliun ini pembayarannya turn key pembayarannya KAI," jelasnya.
Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Juli 2023, Bareng LRT Jabodebek?
Di sisi lain, total piutang Adhi Karya mencapai Rp18 triliun. Sebagian dari jumlah tersebut merupakan utang sejumlah BUMN. Adapun BUMN yang dimaksud adalah PT Hutama Karya (Persero), PT KAI (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero).
Untuk utang KAI berasal dari pengerjaan proyek LRT Jabodebek. Jumlahnya mencapai Rp4,2 triliun dan dibayar melalui skema turn key oleh KAI.
"LRT (Jabodebek), LRT dari Rp23,3 triliun pekerjaan kami di prasarana, ini Rp4,2 triliun ini pembayarannya turn key pembayarannya KAI," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :