Dijamin Negara, Investasi Sukuk Ritel SR018 Bisa Jadi Pilihan
Kamis, 02 Maret 2023 - 23:31 WIB
loading...
Investasi sukuk ritel SR018 bisa menjadi pilihan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Investasi sukuk ritel SR018 bisa menjadi pilihan. Surat Berharga Negara (SBN) ini segera hadir sebagai sukuk ritel pertama di tahun 2023.
"Sukuk tradable dan sangat aman karena pembayaran pokok dan imbalannya dijamin undang-undang," ujar Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Dwi Irianti Hadiningdyah, di Jakarta, Kamis (2/3/2023).
SR018 yang akan dibuka dengan masa penawaran 3-29 Maret 2023 hadir sebagai alternatif investasi untuk mencapai tujuan keuangan dengan cara yang aman dan menguntungkan, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam pembiayaan APBN.
Selain itu, SR018 sesuai dengan prinsip syariah dan sudah memperoleh opini syariah dari Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sehingga investor yang concern terhadap shariah compliance tidak perlu khawatir. SR018 akan diterbitkan dalam dua tipe, yakni SR018-T3 dengan tenor tiga tahun dan SR018-T5 dengan tenor lima tahun. Meski memiliki jatuh tempo, namun SR018 bisa diperdagangkan kembali di pasar sekunder terhitung 11 Juli 2023 mengikuti harga pasar.
Besaran kupon SR018 adalah 6,25% untuk tenor 3 tahun dan 6,40% untuk tenor 5 tahun. Adapun pembayaran kupon SR018 akan diberikan ke investor pada tanggal 10 setiap bulannya. Selain itu, negara memberikan sejumlah kemudahan bagi masyarakat yang berminat menanamkan modal di SR018 ini.
"Sukuk tradable dan sangat aman karena pembayaran pokok dan imbalannya dijamin undang-undang," ujar Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Dwi Irianti Hadiningdyah, di Jakarta, Kamis (2/3/2023).
SR018 yang akan dibuka dengan masa penawaran 3-29 Maret 2023 hadir sebagai alternatif investasi untuk mencapai tujuan keuangan dengan cara yang aman dan menguntungkan, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam pembiayaan APBN.
Selain itu, SR018 sesuai dengan prinsip syariah dan sudah memperoleh opini syariah dari Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sehingga investor yang concern terhadap shariah compliance tidak perlu khawatir. SR018 akan diterbitkan dalam dua tipe, yakni SR018-T3 dengan tenor tiga tahun dan SR018-T5 dengan tenor lima tahun. Meski memiliki jatuh tempo, namun SR018 bisa diperdagangkan kembali di pasar sekunder terhitung 11 Juli 2023 mengikuti harga pasar.
Besaran kupon SR018 adalah 6,25% untuk tenor 3 tahun dan 6,40% untuk tenor 5 tahun. Adapun pembayaran kupon SR018 akan diberikan ke investor pada tanggal 10 setiap bulannya. Selain itu, negara memberikan sejumlah kemudahan bagi masyarakat yang berminat menanamkan modal di SR018 ini.
Lihat Juga :