Permukiman Warga di Sekitar Depo BBM Plumpang Perlu Segera Ditata Ulang

Sabtu, 04 Maret 2023 - 15:55 WIB
loading...
Permukiman Warga di...
Foto udara Depo BBM Plumpang dan permukiman warga yang berada di sekitar buffer zone depo tersebut. Foto/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Kebakaran di Depo BBM Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3) malam menimbulkan korban jiwa di kalangan warga yang berada di sekitar depo BBM tersebut. Hal itu dinilai menjadi pengingat perlunya segera dilakukan penataan ulang permukiman warga di sekitar objek vital nasional tersebut.

"Dengan terjadinya musibah kebakaran di Depo BBM Pertamina Plumpang ini maka sudah saatnya Pemerintah dan juga Pertamina mengkaji dan menata ulang sedemikian rupa keberadaan perumahan warga yang ada di dekat depo BBM tersebut," ujar Direktur Eksekutif Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria di Jakarta, Sabtu (4/3/2023).

Baca Juga: Update Kebakaran Depo Pertamina Plumpang: 17 Orang Meninggal

Pasalnya, kata kata Sofyano, Depo BBM Plumpang pada dasarnya jauh lebih dulu berdiri dan dibangun sebelum berdirinya rumah-rumah yang kemudian dibangun warga di sekitar depo tersebut. Karena itu, keberadaan depo BBM tersebut menurutnya sudah pasti memenuhi syarat dan ketentuan internasional terkait pembangunan depo BBM.

Hanya seja, seiring waktu kemudian warga membangun permukiman di sekitar objek vital penyuplai BBM tersebut. Karena itu, tegas dia, sudah saatnya ada penataan ulang permukiman, agar musibah serupa dapat dicegah ke depannya. "Sehingga bisa dipastikan bahwa pembangunan deponya sendiri sudah sesuai ketentuan, jadi tidak tepat jika ini dinilai sebagai sebuah kelalaian," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Pembangunan Objek Wisata...
Pembangunan Objek Wisata Toba Caldera Resort Tunjukkan Kemajuan
Prabowo Minta PU-KAI...
Prabowo Minta PU-KAI Segera Bangun Rumah untuk Warga Bantaran Rel Senen
Seskab Teddy: Pak Presiden...
Seskab Teddy: Pak Presiden Dadakan ke Bantaran Rel Senen, Warga Antusias
Rekomendasi
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
China Tingkatkan Patroli...
China Tingkatkan Patroli di Sekitar Kepulauan Sengketa di LCS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved