3 Keunggulan Gerbong KRL Buatan PT INKA Dibandingkan Unit Bekas dari Jepang

Selasa, 14 Maret 2023 - 16:51 WIB
loading...
3 Keunggulan Gerbong...
Gerbong KRL buatan PT INKA memilki sejumlah keunggulan dibanding unit bekas dari Jepang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Gerbong KRL buatan PT INKA memiliki setidaknya tiga keunggulan apabila dibandingkan dengan unit bekas dari Jepang. Keunggulan itu tak cuma menyangkut kondisi fisik barang, tapi juga terkait dengan manfaat jika menggunakannya.

Baca juga: 3 Kelebihan Gerbong KRL Bekas dari Jepang Dibandingkan Buatan PT INKA

Berikut tiga keunggulan yang dimiliki gerbong KRL buatan PT INKA dibandingkan unit bekas dari Jepang:

1. Kondisinya lebih bagus

Salah satu keunggulan mutlak dari gerbong KRL buatan PT INKA ini adalah kondisinya yang baru. Kondisi itu berbeda dengan rencana impor yang ditujukan untuk gerbong KRL bekas dari Jepang.

Memang KRL bekas tidak bisa dikatakan sepenuhnya buruk, namun kondisi barang yang baru tentu akan tampak lebih baik, termasuk ketika dibandingkan dengan barang lama yang selalu mendapat pemeliharaan sekali pun.

Selain itu, masa pakai dan daya tahan dari kereta baru juga seharusnya lebih lama dari unit bekas. Seperti yang diketahui, kereta bekas dari Jepang tersebut diperkirakan hanya bisa digunakan hingga 15 tahun ke depan.

2. Berstatus Produksi Lokal

PT Industri Kereta Api atau PT INKA merupakan salah satu badan usaha milik negara (BUMN). Status ini menjadi salah satu alasan mengapa Menteri Perindustrian Agus Gumiwang sebelumnya menolak rencana impor KRL bekas.

Menteri Agus menyampaikan bahwa PT INKA telah siap untuk memproduksi kereta baru. Apalagi, beberapa produksi PT INKA sudah digunakan di tujuh negara, yang artinya secara kualitas sudah diakui. Negara-negara yang menggunakan produk adalah Filipina, Singapura, Malaysia, Australia, Thailand, Sri Lanka, dan Bangladesh.

Sebagai manufaktur kereta api terintegrasi, PT INKA menjadi salah satu harapan sekaligus kebanggaan Tanah Air. Jadi, tak ada salahnya untuk mendukung produksi lokal yang tengah dikembangkan tersebut.

Selain turut mendukung progres dari PT INKA, produksi kereta baru ini nantinya akan menjadi kebanggaan tersendiri. Jadi, jika sebelumnya harus impor, saat ini Indonesia sudah bisa membuat sendiri.

Terlebih, Presiden Jokowi sangat menekankan untuk menggunakan produk-produk dalam negeri. Pasalnya, banyak manfaat yang akan dirasakan negara ini jika menggunakan produk dalam negeri, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga menjaga pengeluaran devisa.

3. Memberikan Keuntungan untuk BUMN

Seperti yang dijelaskan di atas, PT Industri Kereta Api atau PT INKA ini merupakan salah satu BUMN. Selain menjadi kebanggaan karena statusnya sebagai buatan Tanah Air, nantinya produksi kereta baru ini juga akan memberikan pemasukan bagi BUMN.

Terlebih, apabila produksi kereta ini berjalan lancar dan memberikan output yang berkualitas, bukan tidak mungkin nantinya PT INKA akan semakin dikenal dan memulai proyek-proyek strategis lainnya.

Baca juga: WhatsApp Business Hadirkan Fitur Baru untuk Pengguna iPhone

Itulah sederet keunggulan dari gerbong KRL buatan PT INKA jika dibandingkan dengan unit bekas yang rencananya akan diimpor dari Jepang. Terlepas dari polemik yang terjadi, harapannya adalah keputusan terbaik yang nantinya bisa ditentukan para pemangku kebijakan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
TikTok Shop by Tokopedia...
TikTok Shop by Tokopedia Dorong 35 Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Kopdes Merah Putih dengan Brand Kolektif Berbasis Produk Lokal
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
SNI Jadi Benteng Produk...
SNI Jadi Benteng Produk Lokal dan Jalan IKM Tembus Ekspor
Gerakan Musyawarah Revitalisasi...
Gerakan Musyawarah Revitalisasi Pangan Lokal Digagas di Cinere
Rekomendasi
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
3 Keunggulan Rudal 358...
3 Keunggulan Rudal 358 Milik Iran yang Ditakuti Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved