Papan Pemantauan Khusus Bursa Bisa Lindungi Investor Ritel

Sabtu, 18 Maret 2023 - 12:45 WIB
loading...
Papan Pemantauan Khusus...
Papan Pemantauan Khusus akan membantu investor ritel. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Papan pemantauan khusus yang sedang disiapkan PT Bursa Efek Indonesia ( BEI ) dinilai memberikan manfaat bagi investor ritel, khususnya perlindungan investor. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, menyampaikan, peluncuran papan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen dari pihak bursa selaku regulator untuk melindungi investor ritel .

Baca juga: Tren Hijrah Finansial Kaum Milenial Bikin Transaksi Pasar Modal Syariah Tembus Rp10 Triliun

“Investor ritel sering kali memiliki tingkat pengetahuan yang beragam mengenai saham, sehingga diperlukan papan pemantauan khusus agar investor ritel bisa mengetahui saham-saham mana saja yang termasuk dalam golongan papan pemantauan khusus. Dengan demikian, investor tidak akan terjebak ke dalam saham-saham yang tidak memiliki fundamental yang positif,” ujar Nafan, Jumat (17/3/2023).

Nafan mengatakan bahwa peluncuran papan pemantauan khusus sangat menarik dan pasti mendapatkan apresiasi yang positif dari para pelaku investor. Ia pun berharap, bursa dapat meningkatkan sosialisasi mengenai papan pemantauan khusus kepada investor ritel selama masa peluncurannya.

“Peluncuran papan pemantauan khusus ini juga diharapkan bisa diinformasikan secara masif kepada para pelaku investor ritel untuk memberikan jaminan rasa aman dalam berinvestasi di pasar modal di Tanah Air. Dengan mengetahui saham-saham yang memiliki fundamental dan likuiditas yang baik, investor ritel dapat mendapatkan profit gain dari emiten-emiten tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Co-Founder MentorBaik Thomas William Simardjo menyampaikan, pihaknya menyambut baik peluncuran papan pemantauan khusus. Menurutnya, peluncuran papan pemantauan khusus ini akan membantu investor untuk bisa lebih mudah melihat daftar emiten apa saja yang masuk ke dalam pemantauan khusus, sekaligus menjadi alternatif solusi dari investor untuk melakukan likuidasi saham yang masuk dalam pemantauan khusus.

“Papan pemantauan khusus ini juga diharapkan dapat membantu investor ritel di Indonesia semakin teredukasi dan semakin bijak dalam melakukan pemilihan investasi. Sebab, tidak sedikit investor ritel yang memahami pasar nego dan menganggap jika harga saham sudah berada pada level tertentu, maka harga tersebut sudah tidak akan turun lagi,” ucapnya.

Dengan adanya peluncuran papan pemantauan khusus ini, lanjut Thomas, investor ritel di Indonesia diharapkan akan semakin terbuka wawasannya, bahwa sebenarnya harga saham tidak memiliki batas terendah yang pasti dan bisa saja terus turun. Oleh karena itu, sangat penting bagi investor untuk memahami dan menerapkan prinsip-prinsip investasi yang bijak, serta tidak hanya mengandalkan spekulasi semata.

Baca juga: 30 Kali Lebih Besar dari Matahari, Pesona Supernova Bintang Wolf-Mayet Begitu Spektakuler

“Di sisi lain, saya sangat berharap peluncuran papan ini bukan digunakan untuk meningkatkan ajang spekulasi para investor ritel, tetapi menjadi titik awal investor ritel yang sudah terlanjur melakukan banyak aksi spekulasi di masa lalu untuk bisa memulai kembali dari titik nol untuk berinvestasi secara lebih bijak. Semoga ke depannya semakin banyak investor ritel yang mengurangi aktivitas spekulasi dan meningkatkan aktivitas investasi,” pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
Saat Messi Bersinar,...
Saat Messi Bersinar, Ronaldo Justru Tenggelam
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved